<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Pairan dina: [klinik] GAULISLAM edisi 22 Oktober 2008</title>
	<atom:link href="http://osolihin.wordpress.com/2008/10/21/klinik-gaulislam-edisi-22-oktober-2008/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://osolihin.wordpress.com/2008/10/21/klinik-gaulislam-edisi-22-oktober-2008/</link>
	<description>katakan kebenaran itu meskipun terasa pahit</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 09:23:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Ku: Mayomi</title>
		<link>http://osolihin.wordpress.com/2008/10/21/klinik-gaulislam-edisi-22-oktober-2008/#comment-4636</link>
		<dc:creator>Mayomi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 21:04:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://osolihin.wordpress.com/?p=1779#comment-4636</guid>
		<description>Hanya penasaran aja. Kok Kang Iwan Januar tetap bekerjasama dengan Kang Oleh, padahal di kalangan HTI saat ini tidak boleh berinteraksi dengan Kang Oleh karena sedang diberi sanksi.

Apakah sanksinya sudah selesai? Tapi saya lihat dari dulu Kang Iwan Januar tetap berinteraksi. :-)

Mungkinkah pengurus HTI tidak berani menegur Kang Iwan Januar :-) Sementara kepada daris dan syabab lain berani menegur?? Ada apa ini sebenarnya??

Tapi, menurut saya ada baiknya juga, karena sanksi yang diberikan HTI agak aneh, mosok tdk boleh mengucap atau menjawab salam dari orang yg diberi sanksi oleh HTI..

Lalu, bagaimana pula hukumnya para daris dan syabab yg berinteraksi dgn Kang Oleh saat memberi komentar di blog ini??

Jadi, sanksi itu akhirnya memang tdk ada dampaknya... :-)

any way... Buat Kang Oleh dan Kang Iwan teruslah berjuang dan bikin buku duet lagi ya! :p
Bagus2 sih tulisan kalian berdu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya penasaran aja. Kok Kang Iwan Januar tetap bekerjasama dengan Kang Oleh, padahal di kalangan HTI saat ini tidak boleh berinteraksi dengan Kang Oleh karena sedang diberi sanksi.</p>
<p>Apakah sanksinya sudah selesai? Tapi saya lihat dari dulu Kang Iwan Januar tetap berinteraksi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkinkah pengurus HTI tidak berani menegur Kang Iwan Januar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sementara kepada daris dan syabab lain berani menegur?? Ada apa ini sebenarnya??</p>
<p>Tapi, menurut saya ada baiknya juga, karena sanksi yang diberikan HTI agak aneh, mosok tdk boleh mengucap atau menjawab salam dari orang yg diberi sanksi oleh HTI..</p>
<p>Lalu, bagaimana pula hukumnya para daris dan syabab yg berinteraksi dgn Kang Oleh saat memberi komentar di blog ini??</p>
<p>Jadi, sanksi itu akhirnya memang tdk ada dampaknya&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>any way&#8230; Buat Kang Oleh dan Kang Iwan teruslah berjuang dan bikin buku duet lagi ya! :p<br />
Bagus2 sih tulisan kalian berdu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
