Assalaamu’alaikum wr wb
Alhamdulillah, hari ini, tanggal 21 Nopember 2008 adalah tepat 9 tahun usia pernikahan kami (21 Nopember 1999). Masih muda memang (apalagi jika dibandingin dengan usia pernikahan kakek-nenek saya.. hehehe..). Hmm.. jadi KLBK (Kenangan Lama Bangkit Kembali) deh. Ceritanya jadi mengenang memori yang telah lampau nih. Nggak nyangka ya, ternyata saya sudah menjadi suami dari istri saya, Nur Handayani, selama 9 tahun. Sudah menjadi ayah dari QRS (Qais, Rafi, dan Sausan) selama usia mereka menjalani hari-hari bersama saya dan ibunya. Qais kini sudah 8 tahun. Rafi sudah 5,5 tahun, dan sausan 3,5 tahun. Alhamdulillah, saya yang tadinya sendiri ternyata kemudian punya pendamping hidup dan akhirnya punya buah cinta kami yang lucu-lucu, meski kadang bikin ortunya harus sabar dengan beberapa tingkah laku mereka yang khas anak-anak (rada-rada rewel dan nakal), tapi sebenarnya juga sekaligus unik dan memberikan kebahagian.
Hari ini, 9 tahun yang lalu, tapi rasanya baru kemarin melakukan janji pernikahan. Hidup terasa sangat cepat, meninggalkan banyak jejak. Semoga saja jejak kebenaran yang insya Allah akan membekas. Tetap ada. Selamanya.
Doain ya, moga saya dan istri bisa membina ikatan pernikahan ini menjadi ikatan yang membahagiakan dan menenangkan pikir dan rasa kami sesuai tuntunan Allah Swt. dan RasulNya. Semoga juga bisa mendidik QRS yang makin hari makin membutuhkan perhatian yang ekstra seiring dengan perkembangan usianya. Karena, kami harus berjuang bukan saja dengan membina kepribadian anak-anak kami, juga karena kami (dan kita semua) harus berjuang melawan budaya kufur yang tengah merajalela dalam kehidupan kita. Dua tugas: satu untuk memberikan “imunisasi” agar daya pikir dan rasanya benar dan baik sesuai ajaran Islam, tugas kedua mengajarkan sedikit demi sedikit–setahap demi setahap–bagaimana supaya mereka bisa melawan ide-ide asing dari luar Islam yang berpotensi menggerus pikir dan rasa mereka. Karena hidup, selain untuk melihat kenyataan, adalah juga sekaligus melawan kenyataan yang buruk dan mengubahya dengan kebenaran dan kebaikan yang telah diajarkan oleh Allah Swt. dan Rasulullah Muhammad saw.
Ini sekadar catatan kecil saja. Ah, kalo ngomongin soal cinta, pernikahan, dan keluarga jadi ingat lagunya Thufail Alghifari: Catatan Terakhir.
Salam,
O. Solihin





















Wah semoga pernikahannya yang sudah 9 tahun semakin berkah…
Selamat ya pernikahannya sudah jalan 9 tahun. Semoga barokah dan menjadi keluarga yang samara (sakinah mawaddah dan rahmah).
Alhamdulillah, masih diberi kemampuan untuk bersyukur…
Kalo yg belum nikah2 gini, bersyukurnya gimana ya, Kang?
;P
selamat selamat selamat
Selamat berbahagia
semoga pernikahannya barokah, sakinah, mawadah dan penuh rahmah…
sudah 9 tahun bukan waktu sebentar pak. selamat ya…