Assalaamu’alaikum wr wb
Rabu, 30 September 2009, pukul 17.15 WIB, gempa tektonik kembali mengguncang negeri ini. Tepatnya di kawasan Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang dan Pariaman. Jika kita menengok ke belakang, rasanya baru kemarin gempa sejenis mengguncang Jawa Barat, khususnya kawasan Tasikmalaya dan sekitarnya, 28 hari yang lalu.
Entahlah, yang jelas saya sendiri tak begitu semangat menulis jumlah korban dan penderitaan mereka. Kabarnya, sampai malam ini saja, jumlah yang tercatat dan berhasil diidentifikasi sekitar 75 orang (kabarnya masih banyak yang tertimpa reruntuhan gedung. Wallahu’alam). Selain tak bisa dilukiskan dengan kata-kata bagaimana perihnya, Anda sendiri sudah cukup melihat penderitaan mereka lewat gambar bergerak di layar kaca. Jadi, alangkah baiknya jika kita langsung saja memberikan batuan riil kepada mereka yang sedang membutuhkan. Minimal, ya minimal sekali adalah bantuan doa. Syukur-syukur buat kamu yang punya kelebihan rezki, bisa memberikan bantuan dalam bentuk materi melalui lembaga-lembaga yang menyalurkan bantuan ke sana. Besar atau pun kecil, yang penting ikhlas, insya Allah jadi pahala. Meski tidak sampe menyelesaikan masalah, minimal meringankan penderitaan mereka. Semoga saja kepedulian kita yang disalurkan ke pos-pos tertentu untuk diteruskan ke mereka yang tertimpa musibah tidak disalahgunakan pengelolanya. Maklumlah, siapa sih yang nggak ijo matanya ngeliat duit mengalir deras? Semoga Allah selalu bersama kita.
Saya tak mau panjang lebar membicarakan kondisi tentang musibah ini, karena tulisan ini akan kalah update datanya oleh berita dari media elektronik dan cetak harian. Lagian, kalo cuma menuliskan fakta-faktanya tanpa berbuat untuk menolong mereka, juga kurang bijak. Karena, kita seolah cuma menjadikan mereka yang tengah menderita sebagai objek berita untuk dijual dan dinikmati semata demi keuntungan pribadi. Tidak, dan jangan ya. Continue reading























































