gaulislam edisi 110/tahun ke-3 (13 Dzulhijjah 1430 H/30 Nopember 2009)
gaulislam edisi 110/tahun ke-3 (13 Dzulhijjah 1430 H/30 Nopember 2009)
|
Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum shalat Jumat yang jatuh bertepatan dengan hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Dalam kitab Rahmatul Ummah fi Ikhtilaf Al A`immah karya Imam Ad Dimasyqi, disebutkan bahwa :
“Apabila hari raya bertepatan dengan hari Jumat, maka menurut pendapat Imam Asy Syafi’i yang shahih, bahwa shalat Jumat tidak gugur dari penduduk kampung yang mengerjakan shalat Jumat. Adapun bagi orang yang datang dari kampung lain, gugur Jumatnya. Demikian menurut pendapat Imam Asy Syafi’i yang shahih. Maka jika mereka telah shalat hari raya, boleh bagi mereka terus pulang, tanpa mengikuti shalat Jumat. Menurut pendapat Imam Abu Hanifah, bagi penduduk kampung wajib shalat Jumat. Menurut Imam Ahmad, tidak wajib shalat Jumat baik bagi orang yang datang maupun orang yang ditempati shalat Jumat. Kewajiban shalat Jumat gugur sebab mengerjakan shalat hari raya. Tetapi mereka wajib shalat zhuhur. Menurut ‘Atha`, zhuhur dan Jumat gugur bersama-sama pada hari itu. Maka tidak ada shalat sesudah shalat hari raya selain shalat Ashar.”
Ad Dimasyqi tidak menampilkan pendapat Imam Malik. Ibnu Rusyd dalam kitabnya Bidayatul Mujtahid menyatakan pendapat Imam Malik sama dengan pendapat Imam Abu Hanifah. Disebutkannya bahwa,“Imam Malik dan Abu Hanifah berpendapat,”Jika berkumpul hari raya dan Jumat, maka mukallaf dituntut untuk melaksanakannya semuanya….”
Berdasarkan keterangan di atas, jelaslah bahwa dalam masalah ini terdapat 4 (empat) pendapat : Continue reading
Assalaamu’alaikum wr wb
Teman-teman, sekadar mengingatkan bagi yang pernah ingat (tapi sekarang lupa), juga memberikan tambahan informasi bagi yang belum mengetahuinya. Ini adalah doa sehari-hari yang biasa dibaca dalam aktivitas hidup seorang muslim. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
===
1. Doa Sebelum Makan
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.
Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR Ibnu as-Sani)
2. Doa Sesudah Makan
Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina
Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR Abu Daud)
Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah) Continue reading
Setelah Rasulullah saw. dan para sahabat berhasil mewujudkan pemerintahan Islam di Madinah, sebagai upaya untuk menyebarkan dakwah lebih kuat dan luas lagi, maka beliau mulai memikirkan berbagai penghalang dakwah, yakni dengan cara memeranginya.
Nggak kebayang sebelumnya kalo kaum Muslimin yang ketika di Mekkah jadi bulan-bulanan kafir Quraisy, ternyata akhirnya menjadi berwibawa dan punya kekuatan setelah dakwah di Madinah berhasil dan kemudian menyebarkan Islam di sana. Mendengar kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan di Madinah, orang-orang kafir Quraisy mulai gerah dan cemas. Tapi, sudah terlambat karena jumlah kaum Muslimin semakin membengkak dan ini merupakan salah satu modal dalam perjuangan mengamankan dakwah.
Menghancurkan penghalang dakwah
Adakalanya upaya ‘show of force’ justru diperlukan untuk membuat gentar musuh yang emang bandel banget dan selalu nyari celah untuk menghancurkan kita. Seperti kafir Quraisy, adalah ganjalan utama dalam upaya Rasulullah saw. untuk menyebarkan Islam ke luar Madinah. Maka, untuk menghancurkan halangan-halangan secara fisik inilah Rasulullah saw. mengirimkan beberapa ekspedisi militer untuk menggentarkan kekuatan musuh. Continue reading
“Ah, payah. Masak aku disuruh ngeronda sih?” Ogi ngomel saat ia diminta sama Pak RT untuk meronda malam ini. Emang sih, Pak RT nggak ngomong langsung sama Ogi. Lagipula, yang diminta ngeronda adalah papanya. Cuma, karena papanya lagi keluar kota, padahal malam itu giliran papanya untuk ngeronda, ya, terpaksa Ogi kudu menggantikan peran papanya sesuai aturan yang berlaku.
Ogi juga kesel banget. Sebab, jatah tidurnya keganggu gara-gara harus melotot tengah malam hingga menjelang subuh. Ogi dan beberapa warga sekitar yang kebetulan dapat giliran ronda kudu rela mengorbankan jatah tidurnya di malam itu. Untuk jaga-jaga dari segala kemungkinan yang tak diinginkan. Emang sih, biasanya tugas ronda cukup dibebankan kepada beberapa satpam kompleknya. Tapi, karena gangguan keamanan semakin tak terkendali, maka petugas satpam kudu dibantu warga komplek dalam mengantisipasi berbagai tindakan kejahatan di malam hari. Continue reading