Arsip Bulanan: Pébruari 2010

Jacian Fares, Tentara Angkatan Laut AS yang Memilih Islam

Jalan untuk menemukan Islam yang dilalui Jacian Fares tergolong terjal. Sebelum masuk Islam, dia terlebih dulu melewati masa peperangan di Irak. Orang-orang yang diperangi saat itu mayoritas umat Muslim. “Sebenarnya saya sama sekali tidak setuju dengan peperangan itu. Tapi sebagai anggota angkatan laut AS, saya tidak punya pilihan,” ujar dia seperti dikutip Islamonline.net.

Jacian adalah pria keturunan dari keluarga Fares yang berkedudukan di Hebron. Ayahnya lahir di Lebanon dan ibunya keturunan Spaniard (warga asli Spanyol). Dia adalah generasi pertama dari keluarga Fares yang lahir di Amerika, persisnya di Dearborn, Michigan. Ayahnya bukanlah orang yang taat beragama. Tapi kakek dan neneknya Muslim yang saleh.

“Saya bisa membayangkan betapa sedihnya kakek dan nenek saat mengetahui bahwa keluarga kami tidak beragama,” imbuh dia. Setelah tumbuh di Amerika, dia kemudian menghabiskan masa remajanya di Lebanon. Dialah satu-satunya anak dari tiga bersaudara yang bersedia untuk menjalani masa remaja di Lebanon selama enam tahun. Inilah saat pertama bagi Jacian untuk bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat Timur Tengah. Continue reading


[info] Buku: “Bangkit Dong, Sobat!”

Assalaamu’alaikum wr wb

Bagi teman-teman yang belum mengenal buku “Bangkit Dong, Sobat!”, ada baiknya membacca informasinya sebagai berikut:

===

Pengantar:

Alhamdulillah, atas izin Allah Swt. buku ini berhasil saya selesaikan pada 16 Juni 2004, pukul 09.00 WIB saat artikel terakhir yang saya tulis untuk buku ini di-save di komputer saya. Allah Swt. telah memberikan berbagai kemudahan dalam penyusunan buku ini, meski saya harus ketat mengatur jadwal. Waktu sisa di malam hari adalah waktu yang paling menyenangkan untuk membanjirkan seluruh ide yang ada di benak saya. Memoles dan mempercantik artikel-artikel ini menjadi pekerjaan yang saya sukai. Sebab, tulisan dengan pesan sebagus apa pun tanpa dikemas dengan baik dan indah, mungkin hanya akan tertata rapi di rak toko buku, tanpa ada mau menyentuhnya apalagi membelinya. Atau lebih mengenaskan lagi, tak ada penerbit yang berminat menerbitkan karya saya. Beruntung GIP memberi masukan yang berarti untuk buku saya ini, semoga ada manfaatnya.

Semoga saja buku ini, meski saya merasa masih jauh dari sempurna, tapi setidaknya dapat menjadi pemicu pembaca untuk lebih semangat menggali cerita dan wawasan, serta ilmu dari buku sederhana ini. Saya berharap buku ini bisa jauh lebih bermanfaat dari ukurannya yang kecil ini. Semoga.

Sobat muda muslim, buku ini mungkin kelewat sederhana. Bahkan sangat sederhana. Tapi saya mencoba mengemas dengan sedikit lebih tegas agar memiliki bobot yang sama seperti buku saya sebelumnya. Saya tetap pada pola penulisan dengan gaya bertutur yang nggak menggurui. Meski tetap saya coba masukkan unsur-unsur yang bisa memberikan kedalaman makna. Artinya, meski sederhana tema-tema yang dibahasnya, tapi saya berharap masih ada nilai bergizi tinggi untuk pemikiran dan perasaan pembaca setelah melahap buku ini.

Dalam artikel yang berjumlah 28 buah dan dibagi dalam lima bab ini seluruhnya bercerita tentang “bagaimana”, bukan “mengapa”. Saya mencoba memberikan semacam solusi praktis buat teman-teman remaja yang mengalami berbagai persoalan hidupnya (paling nggak yang tergambar dalam artikel-artikel tersebut).

Kalo kamu ada masalah dengan keluarga, di buku ini saya lebih memberi ruang bebas untuk menelusuri hubungan kita dengan orangtua. Terus terang saja, banyak teman remaja yang kebingungan berhadapa dengan ortu. Jangankan untuk curhat bebas tentang apa saja suasana hati kita, sekadar untuk ngobrol masalah remeh-temeh pun kita segan dan malas. Semoga dengan membaca buku ini, kita bisa menyelami apa sih yang diinginkan ortu dari kita, dan kita belajar mengkomunikasikan harapan dan keinginan kita ortu dengan rileks. Serileks dan semudah ketika kita berkomunikasi dengan teman baik kita. Continue reading


Hitam-Putih Facebook

logo-gi-3gaulislam edisi 122/tahun ke-3 (8 Rabiul Awal 1431 H/22 Februari 2010)

Setelah kasus heboh Nova-Ari yang mengaku mereka suka sama suka melakukan hubungan badan, Facebook kian disorot. Khususnya sisi negatifnya. Ya, melalui perantaraan situs jejaring sosial inilah Nova dan Ari bertemu dan sekaligus dilanjutkan berkencan di dunia nyata. Nggak hanya kasus Nova-Ari, berikutnya muncul kasus ‘menghilangnya’ gadis berumur 20 tahun asal Bantul. Ada juga mahasiswi asal Jambi yang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Semarang, tak diketahui jejaknya, dan belakangan ketahuan kalo dia ada di suatu tempat bersama kekasihnya asal Brebes. Pertemuan mereka, via Facebook. Oya, nggak ketinggalan kasus 4 orang siswa yang dipecat dari sekolahnya gara-gara menghina salah seorang guru mereka. Nah, mereka melakukan penghinaan tersebut di Facebook. Waduh!

Bro en Sis, deretan fakta terbaru untuk saat ini tentang sisi negatif Facebook perlu menjadi perhatian kita semua. Jangan sampe kejadian tersebut juga menimpa kita. Ih, nggak banget deh! Fakta ini pun sekaligus meyakinkan kita semua bahwa teknologi, tetap saja memiliki sisi positif sekaligus negatif. Kita perlu waspada deh kalo kenyataannya kayak gini sih. Continue reading


Doa Yang Sia-Sia

Dalam hadits ke sepuluh dari kumpulan Hadits Arba’in karya Imam An Nawawi dijelaskan bahwa: “Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Berkatalah Rasulullah saw.,: “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu thoyyib (baik) tidak menerima kecuali yang baik (thayyib). Sesungguhnya Allah menyuruh orang-orang yang mu’min sebagaimana yang telah Dia perintahkan kepada para Rasul.” Allah Ta’ala berfirman: “Wahai para Rasul, makanlah (kalian) dari makanan yang baik-baik, dan berbuatlah amal shalih”, dan firman Allah SWT.,:”Wahai orang-orang yang beriman makanlah dari makanan yang baik-baik apa yang Kami anugerahkan rizki kepada kalian”. Lalu Rasulullah menyebut seorang lelaki yang berlayar jauh, hingga kusutlah rambutnya dan kotor, ia mengangkat kedua tangannya ke langit (seraya berkata): “Ya Tuhan, Ya Tuhan” (ia bermohon) sedang makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan (badannya) dengan barang haram, maka bagaimana yang demikian itu akan dikabulkan (diijabahi)?”. (H.R. Bukhori dan Muslim).

Do’a adalah permohonan kita kepada Allah agar segala harapan dan cita-cita kita terkabul. Dan do’a merupakan salah satu komponen dari sebuah keberhasilan, selain cita-cita dan usaha sungguh-sungguh. Untuk mencapai keberhasilan yang optimal, seluruh komponen harus memiliki nilai, karena ibarat sistem perkalian, salah satu bernilai nol, maka hasilnya adalah nol pula. Dan do’a sebagai salah satu kekuatan  yang merupakan permohonan langsung kepada Allah harus betul-betul kuat, baik permintaan maupun caranya. Dan segala hal yang berhubungan langsung dengan dikabulkannya do’a, agar doa’a kita tak sia-sia. Continue reading


[e-book] Ahkamul Bayyinat

Assalaamu’alaikum wr wb

Kalo temen-temen lagi nyari e-book dalam bahasa Arab. Kayaknya ini pas deh. Judulnya: “Ahkamul Bayyinat” (Hukum-hukum tentang Pembuktian). Langsung aja [unduh di sini]. Semoga bermanfaat.

Salam,

O. Solihin


Ruqayyah Waris Maqsood, Menulis Hingga Nafas Berakhir

Ia mendapat ijazah dibidang Teologi Kristen. Namun pengetahuan Kristen-nya yang begitu mendalam menjadikan dia mencintai Islam. Ingin terus menulis hingga akhir hayat

Hidayatullah.com–Ruqayyah Waris Maqsood dilahirkan pada tahun 1942 di kota London, Inggris. Ruqayyah merupakan salah satu penulis buku-buku Islam paling produktif. telah menghasilkan lebih dari 30 buku berkenaan dengan Islam. Buku-bukunya termasuk best seller dan menjadi referensi serta rujukan di berbagai negara. Awalnya dia dibesarkan dalam lingkungan Kristen Protestan. Nama asalnya ialah Rosalyn Rushbrook. Dia memperoleh ijazah dalam bidang Teologi Kristen dari Universitas Hull tahun 1963. Pengetahuan Kristennya begitu mendalam hingga dia menulis beberapa buah buku, tentang Kristen.

Tapi rupanya, karena pengetahuannya yang begitu mendalam tentang Kristen pula yang menyadarkannya. Ia dapati ajaran Kristen telah banyak menyimpang, terutama yang berkaitan dengan konsep Trinitas. Akhirnya tahun 1986, diusia 44 tahun, dia memeluk Islam. Tahun 2001 dia dianugerahkan Muhammad Iqbal Awards karena sumbangannya yang tinggi dalam pengembangan metodologi pengajaran Islam. Bahkan Maret 2004 Ruqayyah terpilih sebagai salah satu dari 100 wanita berprestasi di dunia. Berikut rangkuman kehidupannya dikutip dari berbagai sumber. Continue reading


Masih Dibuka Pendaftaran Kursus Menulis Online!

Assalaamu’alaikum wr wb

Bagi teman-teman yang berminat mengikuti pelatihan menulis secara online. Kelas yang tersedia saat ini adalah: Kelas Penulisan NONFIKSI, FIKSI, dan SKENARIO. Mentor Kelas Nonfiksi (O. Solihin; Mentor Kelas FIKSI (Ria Fariana), dan Mentor Kelas SKENARIO (Nafiisah FB).

Pendaftaran masih dibuka hingga 28 Februari 2010.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik URL di bawah ini:

1. Kursus Menulis Online, Kelas NONFIKSI

2. Kursus Menulis Online, Kelas FIKSI

3. Kursus Menulis Online, Kelas SKENARIO

Demikian informasi dari saya. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam,

O. Solihin


[MP3] Antara Obama, Babeh, dan Para Gay

Assalaamu’alaikum wr wb

Saya menemukan sebuah lagu yang isinya cukup bagus. Judulnya: “Antara Obama, Babeh, dan Para Gay”. Bagi yang berminat, silakan [unduh di sini]. Oya, LINK asli lagu ini, saya ambil dari sini. Semoga bermanfaat.

Salam,

O. Solihin


Cinta Tanpa Koma

logo-gi-3 gaulislam edisi 121/tahun ke-3 (1 Rabiul Awal 1431 H/15 Februari 2010)

Bicara tentang cinta pasti nggak pernah ada habisnya. Akan selalu ada cerita. Beragam cerita tentang berbagai versi cinta di dalamnya. Cerita bahagia. Cerita sedih. Cerita tentang kemarahan. Cerita tentang kerinduan. Cinta kepada orang tua. Cinta kepada sahabat. Cinta kepada saudara. Cinta kepada kekasih. Cinta kepada kekuasaan. Cinta kepada kekayaan.

Tapi, adakah cinta sejati di antara semua itu? Cinta yang dapat membuat pengorbanan dilakukan tanpa penyesalan. Cinta yang mampu melahirkan sejatinya kebahagiaan.

Ramai orang berlomba mencari cinta yang sesungguhnya. Mereka mencari, kita mencari, menapaki jalannya masing-masing dengan caranya sendiri. Ada yang dengan memperturutkan hawa nafsu, menjadikan diri sendiri sebagai satu-satunya penentu. Sehingga tidak  heran bertebaranlah cinta rela mati ala Romeo dan Juliet atau ala Jack ‘n Rose. Sehingga lahirlah perayaan berhala cinta ala Juno Februata atau ala Dewa Zeus dan Hera. Cinta liar. Cinta tanpa akal. Cinta tanpa perenungan. Continue reading


Rusman Unri Surbakti, Terbuai Lantunan Ayat Suci

Berbagai keraguan sering muncul dalam hatinya saat mendalami Injil dan mengikuti kebaktian di gereja.

Alquran adalah kitab suci umat Islam. Ia menjadi pedoman hidup dan petunjuk bagi seluruh umat manusia. Tak ada keraguan di dalamnya. Susunan kata begitu indah, gaya bahasanya begitu menarik, dan kandungan yang ada di dalamnya sangat jelas dan tegas. Bahkan, dari Alquran pula, banyak orang yang sukses. Ribuan bahkan jutaan buku ditulis. Semuanya bersumber dari Alquran.

Tak heran bila banyak orang yang kagum dan takjub dengan kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW itu. Khalifah Umar Ibn Khattab memeluk agama Islam berkat kandungan yang ada di dalamnya. Ia terkesima dengan lantunan kalam Ilahi itu. Padahal, sebelumnya, ia adalah penentang agama Islam yang sangat ditakuti.

Tak hanya Umar, seorang aktivis gereja di Indonesia pun akhirnya memilih agama Islam berkat lantunan kalam Ilahi ini. Dia adalah Rusman Unri Surbakti, seorang anak muda aktivis gereja di Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Pria ini akhirnya memeluk Islam karena banyak keraguan yang ia yakini sebelumnya menjadi tak masuk akal. Akhirnya, setelah menelusuri dan mendalami berbagai aliran dan agama yang ada, ia pun bertekad bulat memeluk Islam. Subhanallah. Continue reading


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 874 other followers