Arsip Bulanan: April 2010

Perjalanan Mantan Penasihat Presiden Nixon Menemukan Islam

Berbagai posisi penting dalam pemerintahan Amerika Serikat (AS) pernah ditempati Robert Dickson Crane. Dia pernah menjabat sebagai penasihat politik luar negeri untuk Presiden AS ke-37, Richard Nixon, dari 1963 sampai 1968, dan untuk waktu yang sangat singkat menjabat wakil direktur perencanaan Dewan Keamanan Nasional pada masa pemerintahan Nixon, serta menjadi duta besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) di masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan.

Setelah memeluk Islam, lelaki kelahiran Cambridge, Massachusetts, AS, 26 Maret 1929 ini lebih banyak berkecimpung dalam berbagai kegiatan yang mengkampanyekan tentang Islam. Perjalanan Crane dalam menemukan Islam cukup panjang. Nenek moyang Crane dari garis ibu berasal dari daratan Eropa yang bermigrasi ke wilayah Amerika.

Keluarganya datang ke New Haven, Connecticut, pada 1636. Beberapa di antara mereka menetap di Elizabethtown (sekarang Elizabeth), New Jersey. Sementara nenek dari pihak ayahnya berasal dari suku Indian Cherokee. Meski berasal dari kalangan suku Indian, namun keluarga besar Crane tetap menomorsatukan urusan pendidikan. Ayah Crane merupakan seorang pengajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Harvard. Continue reading


4 Hari Lagi, Jangan Sampe Ketinggalan!

Assalaamu’alaikum wr wb
Salam sukses dan barokah untuk semuanya…

interactiveinsightsgroup.com

Bagi teman-teman yang berminat mengasah kemampuannya atau belajar dari “nol” tentang menulis NONFIKSI dan FIKSI, kini dibuka Kelas Baru untuk masa belajar bulan MEI-JUNI 2010 dengan biaya yang murah (maksimal Rp 400.000/2 bulan). Lama belajar 2 bulan, tutorial sepekan 2 kali, modul mudah dipahami, ada tugas penulisan dan dinilai. Bonus buku tips menulis bagi pemula: Menjadi Penulis Hebat PLUS Gratis 4 x tutorial online belajar membuat blog dengan WordPress (khusus kelas menulis nonfiksi). Mentor: O. Solihin (kelas nonfiksi) dan Ria Fariana (kelas fiksi).

Ayo, tunggu apa lagi? Kesempatan terbatas jik a ingin bergabung di kelas untuk masa belajar Mei – Juni 2010. Kecuali, jika ingin ikut di kelas berikutnya untuk bulan Juli-Agustus 2010. Pendaftaran akan ada lagi waktunya. :-)

Pendaftaran Terakhir 30 APRIL 2010!

Kursus Menulis Online yang kami sediakan sbb:

=======
Kursus Menulis Online, Penulisan FIKSI.
INFO lengkap, silakan klik DI SINI


Kursus Menulis Online, Penulisan NONFIKSI.
INFO lengkap, silakan klik DI SINI

===

Salam,

O. Solihin, owner [MenulisKreatif.Com]


Nggak Ngaji Nggak Trendy

logo-gi-3gaulislam edisi 131/tahun ke-3 (12 Jumadil Ula 1431 H/ 26 April 2010)


Halah, ini kan semboyannya program [klinik] gaulislam yang kita geber saban Rabu abis shubuh di Radio KISI 93.4 FM Bogor ya? Hehe.. bener Bro, ini sengaja kita jadikan judul buletin gaulislam edisi ini. Biar mantaplah. Soalnya, kita masih sering ketemu sama temen-temen yang lebih asyik ngomongin dandanan, gaul soal film terbaru, konser musik, berbusa-busa bahas kehidupan selebriti, gitu lho. Untuk apa tujuan mereka ngobrolin semua itu? Konon kabarnya biar disebut anak gaul dan ngetren. Sementara kalo urusan ngaji mah dibilangnya kampungan dan jatahnya orang yang udah TOP alias Tua Ompong Peot. Glodak!

Bro en Sis, udah saatnya deh kita percaya diri bilang kalo ngaji adalah bagian dari tren saat ini. Saat ini emang banyak orang udah stres dengan kehidupan dunia. Stres cari duit, stres pengen terkenal, stres pengen naik jabatan, stres dengan tekanan target pekerjaan dan bentuk-bentuk tekanan jiwa lainnya, Itu sebabnya, sebenarnya orang udah mulai senang lho ngaji. Seneng kumpul-kumpul bahas persoalan agama. Mereka banyak yang yakin kok bahwa kembali kepada ajaran agama adalah obat antistres. Insya Allah. Semoga demikian. So, itu artinya pula, sebenarnya kalo orang nggak ngaji saat ini, bisa dibilang nggak trendy dong ya? Hmm.. betul betul betul. Continue reading


Michael Wolf, Hidayah Turun Usai Melihat Muslim Shalat di Pesawat

Stasiun televisi terkemuka CNN mewawancarai seseorang bernama Michael Wolfe tak lama setelah terjadi insiden saat pelaksanaan lontar jumrah, beberapa tahun lalu. Meski memiliki nama Barat, namun nyatanya Wolfe mampu memberikan penjelasan secara gamblang dan panjang lebar terkait ibadah haji, maupun peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya.

Wolfe juga memaparkan dengan rinci segala hal menyangkut penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari rukun haji, tata cara, hingga makna pada setiap ibadah yang dilakukan. Tapi, siapakah Michael Wolfe? Sejatinya, Wolfe adalah penulis buku berjudul One Thousand Roads to Mecca : Ten Centuries of Travelers Writing About the Muslim Pilgrimage . Selain itu, dia pernah membuat film dokumenter tentang ibadah haji untuk stasiun televisi yang sama.

Jadi, bila ditilik dari  curriculum vitae-nya ini, tak salah jika stasiun televisi tersebut memilih Wolfe sebagai nara sumbernya. Dia juga dikenal sebagai produser, penulis, serta cendekiawan. Selain menghasilkan karya buku dan film, dia kerap memberikan kuliah umum mengenai agama Islam di sejumlah universitas kondang di AS. Continue reading


Mau ikut menyebarkan Buletin gaulislam?

Assalaamu’alaikum wr wb

Teman-teman semua, alhamdulillah Buletin Remaja gaulislam sejak edisi 122 (22 Februari 2010) edisi cetaknya disebarkan secara gratis ke sekolah-sekolah (khususnya di kawasan Kota Bogor). Asli. Beneran. Sampe ada pihak sekolah yang rada kaget lho pas kita bilangin bahwa buletin ini GRATIS alias nggak diperjual-belikan, alias cuma-cuma. Waaah… tentu saja mereka senang banget. Dapetin manfaat dari isi bacaan seputar Islam untuk remaja dan gratis pula, tiap pekan pula. Saat ini sudah ada 26 sekolah/lembaga pendidikan yang mendapat jatah buletin gaulislam edisi cetak. Bukan hanya di Bogor lho, tapi di Sukabumi dan Karawang, insya Allah dalam waktu dekat ini akan menyusul di kota Tegal dan kota lainnya di Indonesia.

Alhamdulillah, sampai hari ini sudah ada beberapa donatur dari kalangan kaum muslimin yang menginfakkan sebagian dari hartanya untuk ikut mendanai dakwah via media ini, yakni melalui edisi cetak buletin remaja gaulislam.

Kami masih terbuka untuk menerima infak dan shadaqah dari kaum muslimin agar buletin ini tetap bisa dibaca secara gratis oleh remaja muslim di mana saja berada.

Untuk memperluas jaringan penyebaran buletin ini ke sekolah-sekolah (selain di kota Bogor) dan menambah jumlah oplahnya, maka kami membuka program “DONASI DAKWAH UNTUK MENYEBARKAN BULETIN GAULISLAM”

Caranya mudah:

  1. Siapa saja dari Anda bisa berinfak, misalnya untuk pemesanan minimal 25 eksemplar dan dikirim ke sekolah tertentu, maka bisa mendonasikan Rp 5.000 + ongkos kirim (jika di luar kota Bogor) yang disesuaikan dengan tujuan daerahnya. Harga ongkos kirim adalah harga yang dikirim via pos kilat khusus. Di sini Anda berhak meminta pengelola gaulislam untuk mengirim buletin sejumlah 25 eksemplar ke sekolah yang Anda tuju. Infak bisa per pekan, bisa per bulan. Insya Allah akan kami penuhi pengiriman tsb. *Catatan: Rp 5.000 tersebut sekadar untuk mengganti ongkos cetak 25 eksemplar. Kami tidak mengambil untung sedikitpun secara materi. Jika Anda ingin mengirim lebih banyak, misalnya 50 eksemplar, maka donasi dakwahnya Rp 10.000 plus ongkos kirim yang disesuaikan dengan daerah tujuannya.
  2. Jika Anda tidak tahu harus mengirim ke sekolah mana pun, Anda bisa mengirim infak donasi dakwah saja. Berapapun jumlahnya, terserah. Insya Allah akan kami carikan sekolah lainnya yang belum mendapatkan buletin ini atau untuk memperbanyak jumlah oplah di sekolah yang sudah mendapatkan gaulislam.

Bagi Anda yang berminat ikut dalam donasi dakwah ini atau butuh penjelasan lebih lanjut, silakan hubungi redaksi gaulislam via e-mail atau SMS/Telp.
e-mail: buletin @ gaulislam.com atau SMS/Telp.: 0251-7115520

Buletin Remaja gaulislam: bacaan pas remaja cerdas | gaulislam, Young Muslim Weekly Bulletins (free)

Salam,

O. Solihin

Editor  Buletin Remaja gaulislam


Jangan Main-main dengan Hidupmu

logo-gi-3 gaulislam edisi 130/tahun ke-3 (5 Jumadil Ula 1431 H/19 April 2010)

Pernah dengar nggak ungkapan-ungkapan kayak gini? “Ah elo nggak keren kalo nggak mabok!” ; “Ah elo nggak jantan kalo nggak ngerokok”; “Ah elo nggak gaul kalo nggak ditato”

Setuju nggak elo sama ungkapan-ungkapan tersebut? Kalo elo nggak setuju gue kasih jempol deh buat elo karena elo bisa menggunakan pikiran dan akal sehat elo dengan baik. Tetapi kata-kata tersebut  sering banget menginspirasi banyak orang—nggak peduli tua atau pun muda—yang penting orang yang pikirannya pendek pasti akan ngikut aja. Orang model gini, biasanya berprinsip: yang penting sebuah pengakuan supaya bisa dibilang kerenlah, jantanlah gaullah dan sejuta predikat yang nggak nyambung sama fakta. Iya nggak?

Hasrat menjadi penting

John Dewey pernah bilang: “Desakan yang paling dalam di dalam diri manusia adalah hasrat menjadi penting”. Maka dari itu sesuai dengan faktanya banyak manusia berlaku bodoh hanya untuk menjadi penting, merasa dihargai, dipandang, serta dihormati, bahkan tak jarang hal bodoh itu dapat merusak diri mereka sendiri, orang lain serta membuat mereka tampak lebih bodoh. Continue reading


Pekerja Kasino itu Memutuskan Menjadi Mualaf

DUBLIN–Hidayah itu datang melalui Mou, gadis sederhana yang dikenal Sergio Corcoles tahun lalu. Sergio, sehari-hari bekerja di sebuah kasino di Dublin, Irlandia, merasa ada yang kurang di hatinya, dan segera terisi setelah berkenalan dengan Muo dan agamanya, Islam.

Maka usai bekerja, ia selalu menyambangi masjid terdekat. Pria yang tinggal di kawasan Castleknock inipun makin mantap dengan pilihannya. “Meski cinta pada Muo yang membimbing saya pada Islam, namun saya mantap dengan pilihan keyakinan saya saat ini, dengan atau tanpa Mou,” ujarnya.

Sergio dibesarkan dengan tradisi Katholik di Spanyol. Islam dikenalnya saat masih tinggal di Madrid. Saat menjadi imigran di Dublin, ia makin mengenal dan bersimpati pada agama ini. Hingga akhirnya ia mengenal Mou yang membawanya makin dalam mengenal Islam.

“Dia tak pernah memaksa saya tentang agamanya. Bahkan ketika saya berkata padanya hendak masuk Islam, ia yang meminta saya berpikir ulang tentang keputusan ini,” ujarnya.

Sergio kemudian berkomunikasi secara intens dengan imam Al-Mustafa Islamic Center di Dublin, Syekh Umar Al Qadri. Akhirnya, ia mantap dengan pilihannya. “Saya bangga menjadi bagian dari komunitas Muslim di Dublin. Mereka beda dengan yang lain, sangat inklusif,” ujarnya.

Menurutnya, Islam memberikan “tali” yang bisa dipegangnya. “Sebelum sesuatu yang buruk menimpa saya, saya sudah berpegangan padanya (Islam) dan selalu memohon pada Allah agar membuka tangan-Nya untuk menerima saya,” ujar Sergio yang kini tengah berusaha mencari pekerjaan lain. nIrish Independent [republika]


Satpol PP “Kena Batunya”

Assalaamu’alaikum wr wb

Rabu, 14 April 2010 “Koja Membara”. Wilayah di kawasan Tanjung Priok tempat bentrok fisik antara warga, Satpol PP dan Polisi menjadi “medan perang”. Lemparan batu dan adegan khas kerusuhan menjadi drama menegangkan. Setidaknya, sampai tulisan ini saya buat, berdasarkan berita yang saya baca di internet dan lihat di televisi, 2 orang petugas Satpol PP tewas. Puluhan lainnya terluka. Begitu juga dengan polisi dan warga Koja. Mereka banyak yang terluka. 40 Mobil petugas Satpol PP dan 30 mobil polisi dirusak-dihancurkan-dibakar (termasuk 1 mobil water cannon dan 1 ekskavator). Benar-benar brutal!

Melihat kejadian ini, maafkan saya jika saya kok tiba-tiba merasa sedikit gembira meski sedih juga. Lho, kok bisa? Iya, karena di satu sisi saya merasa (selalu) geram kepada petugas Satpol PP yang seringnya semena-mena saat menertibkan pedagang kaki lima. Saya sering melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika di jalan para petugas Satpol PP dengan arogannya membawa barang dagangan para pedagang ke mobil mereka. Bahkan ada yang kemudian merusak dagangan dan tempat berdagangnya. Sungguh terlalu! Sedihnya? Karena tak semestinya peristiwa yang merugikan banyak pihak ini terjadi, andai saja bisa dilakukan dengan cara-cara yang persuasif.

Kebencian saya kepada para petugas Satpol PP kian terus terpelihara ketika menyaksikan di televisi yang memberitakan upaya penertiban di berbagai daerah yang selalu menampilkan gambar Satpol PP yang sepertinya cuek dan tak berperikemanusiaan.

Memang sih, para pedagang menyalahi aturan yang diberlakukan. Tapi, apa harus dengan cara seperti mengusir anjing? Apa harus dengan cara yang brutal?

Kejadian di Tanjung Priok kemarin, terlepas siapa yang salah dalam pertikaian ini (karena ahli waris makam Mbah Priok dan warga sekitar mengklaim tanah itu miliknya,  PT Pelindo juga mengklaim tanah itu miliknya), yang pasti sudah memakan korban. Jika sebelum-sebelumnya rakyat yang kena gusur tak bisa berbuat banyak, hanya bisa menangis dan menghiba, tapi kini seolah kedzaliman mereka terbalaskan. 2 orang Satpol PP bernama Soepono dan A Tajudin tewas dalam kerusuhan itu, puluhan lainnya luka-luka. Belum ada sedahsyat kerusuhan antara Satpol PP dan warga (setidaknya yang saya tahu–CMIIW–correct me if i wrong). Inilah pembalasan!

Meski demikian, saya juga tetap menyesalkan kejadian ini. Saya tidak suka alias benci dengan segala bentuk anarkisme, apalagi jika berujung dengan penjarahan. Tetapi, apa mau dikata rakyat mungkin sudah muak dengan kedzaliman yang diterapkan oleh penguasa. Saya merasa yakin, jika negara dan aparatnya tidak semena-mena, insya Allah tidak akan terjadi hal yang demikian. Mungkin, ini adalah akumulasi dari kebencian yang tertanam di dada rakyat. Inilah negara yang menerapkan demokrasi. Di sini tumbuh subur kedzaliman. Entahlah…

Sudahlah, ini mungkin pelajaran berharga bagi siapapun, terutama penguasa. Perlu dicetak dengan huruf tebal bahwa magma kebencian rakyat atas kezaliman yang dipertontonkan dengan vulgar oleh penguasa bisa kapan saja menyembur bersama amarah yang tak pernah bisa disalurkan selama ini. Ya, siapa menabur angin ia akan menuai badai.

Salam,
O. Solihin


[e-Book] Tafsir Jalalain (terjemahan)

Assalaamu’alaikum wr wb

Ingin dapetin kitab TAFSIR JALALAIN karya Jalaluddin asy-Syuyuthi dan Jalaluddin Muhammad Ibn Ahmad al-Mahalliy dalam versi e-book (dan sudah diterjemahkan)? Jangan ragu, langsung aja [unduh di sini]. Jika link-nya error, silakan coba [unduh di sini]. Semoga bermafaat. Terima kasih.

Salam,

O. Solihin


[E-Book] Kitab Bulughul Maram (terjemahan)

Assalaamu’alaikum wr wb

Bagi teman-teman yang ingin mengoleksi e-book “BULUGHUL MARAM” karya Al-Hafidz Imam Ibnu Hajar Al-Asqalany (versi terjemahannya), silakan [unduh di sini] atau jika link-nya error, silakan coba [unduh di sini]. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Salam,

O. Solihin


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 874 other followers