Arsip Bulanan: Séptémber 2010

2 Hari Lagi! Pendaftaran Kursus Menulis Kelas Nonfiksi

Assalaamu’alaikum wr wb

writing-for-the-internet-714046Bagi teman-teman yang berminat mengasah kemampuannya tentang menulis NONFIKSI, kini dibuka Kelas Baru (angkatan 7):

Kursus Menulis Online, Kelas NONFIKSI

untuk bulan OKTOBER-NOPEMBER 2010

  1. Pelatihan selama 2 bulan (selama bulan OKTOBER-NOPEMBER 2010).
  2. Mendapatkan 8 modul khusus dan 2 modul bonus [Menggagas Ide; Menggarap Tema; Membuat Tulisan yang Segar; Menulis Feature; Mengenal Jurnalistik; Mengatasi Deadlock ketika Menulis; Lead untuk Tulisan Feature; Menulis Biografi]
  3. Conference/Tutorial Online menggunakan Yahoo! Messenger selama 8 kali (1 kali semingu). Jam 20.00 – 22.00 WIB. Untuk harinya, kami sediakan hari Selasa ATAU Jumat. Untuk keperluan ini, Anda harus memiliki ID di Yahoo! Messenger.
  4. Mengerjakan Tugas Penulisan 6 kali selama pelatihan (untuk masing-masing peserta) dan akan dinilai oleh mentor.
  5. Ruang Belajar Online khusus dengan menggunakan website e-learning “Moodle”. Untuk keperluan ini Anda harus memiliki e-mail untuk didaftarkan ke sistem kami, untuk memproses pendaftaran dan komunikasi dengan mentor. Di ruang kelas ini, Anda bisa mendownload modul; mengambil, mengerjakan, dan mengirim tugas-tugas yang telah diberikan mentor; mendownload hasil rekap tutorial/conference online jika kebetulan Anda pada saat jadwal tutorial berhalangan hadir; mengetahui jadwal dan info lainnya.
  6. Berhak menjadi kontributor di website [Menulis Kreatif], sehingga memungkinkan tetap mempublikasikann karya-karya di dunia maya. Itu artinya karya Anda akan dibaca langsung dan dinilai oleh pembaca.
  7. Dibimbing langsung oleh O. Solihin, penulis buku-buku remaja dan owner Website [Menulis Kreatif].
  8. Berhak mendapat buku “Menjadi Penulis Hebat” secara gratis yang akan dikirim ke alamat Anda.

Anda HANYA membayar biaya kursus ini, Rp 450.000 (empat ratus lima puluh ribu rupiah) saja! [untuk 2 bulan masa belajar]

Pendaftaran dibuka mulai 7 Agustus – 30 September 2010

STOP PRESS!

1. Pendaftaran (dan pembayaran secara LUNAS) pada tanggal 7 – 31 Agustus 2010, biaya kursus Rp 400.000 (hemat Rp 50.000)

2. Pendaftaran (dan pembayaran secara LUNAS) tanggal 1-19 September 2010, biaya kursus Rp 425.000 (hemat Rp 25.000)

3. Pendaftaran (dan pembayaran secara LUNAS) tanggal 20-30 September 2010, harga tetap (tidak ada diskon), yakni Rp 450.000

Biaya itu adalah untuk belajar selama 2 bulan, periode Oktober – Nopember 2010.

Bagi yang berminat mendaftar, silakan KLIK DI SINI

Salam,

O. Solihin


Peduli Dakwah, Kenapa Tidak?

logo-gi-3 gaulislam edisi 153/tahun ke-3 (18 Syawal 1431 H/ 27 September 2010)

Sori bin maaf Bro en Sis, pas mau liburan kemarin nggak bilang-bilang dulu. Nggak ngasih pengumuman di edisi cetak. But, bagi kamu yang stay tune terus di edisi online-nya, gaulislam tetap terbit tanpa henti setiap pekannya. Lagian nggak ada alasan untuk nggak terbit tiap pekan. Sebabnya, gaulislam udah punya website, terus editor dan para penulisnya juga pada punya website, blog dan akun di facebook, jadi publikasi tulisannya bisa langsung deh di website, blog, dan akun facebook mereka. Belum lagi gaulislam punya kerjasama dengan banyak pihak, khususnya para pengelola website, jadi bisa naro naskah di manapun. Adapun edisi cetak, ini untuk memberikan kesempatan bagi kamu yang nggak bisa akses internet. Supaya bisa ngikutin juga manfaat yang ditebar gaulislam. Insya Allah.

Bro en Sis, akhir-akhir ini kita disuguhkan dengan banyaknya informasi yang bikin umat Islam merasa terpojok. Abisnya, gimana dong, kasus di Ciketing, Bekasi, malah umat Islam di situ yang dituduh tidak toleran kepada umat agama lain, sampe-sampe ada lho mereka yang ngaku muslim malah merasa minder dan bela-belain agama lain. Padahal, mereka bukan orang yang tinggal di sana dan hanya tahu dari media massa. Jadinya gimana? Ya, jadinya ngawur,, ngasih judgement nggak pas. Tuduh sana tuduh sini. Seharusnya kan, lakukan investigasi, media massa juga wajib beritakan secara berimbang. Bagi kita yang ingin mendapatkan keputusan akurat, bawalah kasus itu ke pengadilan atau pihak berwenang sejenisnya untuk mengurus masalah itu. Setelah tahu duduk perkaranya, bolehlah kita menilai. Siapa yang salah, siapa yang benar, siapa yang berbohong, siapa yang jujur. Gitu lho. Continue reading


Wahyu Soeparno Putro: Adzan Subuh Pengganggu Tidurnya

Wahyu Soeparno Putro | Foto: www.republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Wajahnya kerap muncul di televisi di Indonesia. Dia terbilang sukses membawakan sebuah acara bertemakan religi. Selama ini dia lebih dikenal dengan nama ‘Indonesia’-nya, Wahyu Soeparno Putro.

Tak banyak yang mengetahui siapa nama asli, pria kelahiran Skotlandia pada 28 Juli 1963 ini. Meski terlahir di tanah Skotlandia, dia mengaku sejak kecil telah menjadi penganut Budha. Orangtuanya memberi nama, Dale Andrew Collins-Smith. Menghabiskan kulian di tanah Australia, Dale mengawali kisah hidupnya di Indonesia ketika bekerja di sebuah perusahaan kerajinan di Yogyakarta pada 1999.

Sebagai seorang yang terbiasa mandiri karena pada usia 20 tahun telah menjadi yatim-piatu, Dale harus menghadapi kehidupan dengan tradisi yang jauh berbeda dengan asal-usulnya. Seperti ketika dia harus mendengarkan suara adzan yang berkumandang setiap hari dari masjid yang letaknya berdekatan dengan tempat tinggalnya di kota gudeg itu.

Awalnya, dia begitu terganggu dengan suara adzan, khususnya Adzan Subuh. Seakan tak mau terganggu, adzan itu begitu mengusik kenyamanan tidurnya. Adzan itu seperti menggedor-gedor gendang telinganya. Selama tinggal di Skotlandia dan Australia, dia tak pernah mendapatkan situasi seperti itu. Continue reading


Sinetron: Yang Dibenci, Yang Dinanti

logo-gi-3gaulislam edisi 152/tahun ke-3 (11 Syawal 1431 H/ 20 September 2010)

Hari gini yang punya TV pasti nggak asing sama tontonan yang namanya sinetron. Sinema elektronik atawa sinetron –istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh Bapak Soemardjono, salah satu pendiri Institut Kesenian Jakarta (IKJ)-udah jadi menu sehari-hari yang buat sebagian orang kudu dinikmati. Mau yang sinetron sekali tayang habis ala FTV atau yang stripping beratus episode ala Cinta Fitri ada penggemarnya sendiri. Atau sinetron yang diimpor dari luar Indonesia kayak telenovela yang asalnya dari Amerika Latin atau soap opera alias opera sabun yang lahir pertama kali di Amerika, plus drama seri Asia yang diisi akting para artis Korea, Taiwan, dan Jepang, semua makin bikin warna sinetron di Indonesia beragam, banyak pilihan.

Banyak yang suka sama sinetron karena cerita sinetron yang bikin orang penasaran. Tiap episode berakhir dengan cerita yang dibuat ngegantung, bikin orang geregetan dan “nagih” untuk besok nonton lagi. Plus juga pemain-pemainnya yang cantik-cantik en ganteng bikin tangan makin nggak sanggup pencet remote pindah channel.

Tapi ternyata nggak semua masyarakat merespon keberadaan sinetron ini dengan suka. Ada juga sebagian masyarakat yang memilih untuk nggak nonton sinetron apalagi yang produk dalam negeri. Bahkan ada yang sampai bikin gerakan “Anti Sinetron”! Continue reading


Luciana Siahaan: Takjub Suara Azan, Masuk Islam di dalam Penjara

Di balik musibah pasti ada hikmahnya. Setelah dijebloskan ke penjara dalam suatu kasus, Luciana Siahaan justru mendapat hidayah lalu masuk Islam. Kini ia bercita-cita ingin memperdalam Islam supaya bisa berdakwah.

Seorang narapidana wanita Luciana Siahaan (44) warga Jalan Budi Luhur Medan memutuskan masuk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat setelah takjub mendengar keindahan suara azan.

“Hati saya merasa senang dan bila mendengar suara azan, sehingga saya tertarik masuk Islam,” ujarnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas I Medan, Kamis malam (26/8/2010).

Luciana Siahaan yang masuk agama Islam itu setelah disyahadatkan oleh Ustadz Tamklid Harahap bertempat di Lapas Wanita Klas I Medan, Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Continue reading


[software] Acuan Bahasa

Assalaamu’alaikum wr wb

Teman-teman, satu lagi nih software gratis yang dikembangkan oleh Pak Ferli. Saya sengaja ikut menyebarkannya di blog saya, karena menurut beliau boleh disebarkan seluas-luasnya. Semoga ada manfaat bagi kita semua yang ingin mengambil manfaatnya.

Berikut ini infonya yang saya ambil langsung (copy paste) dari website beliau:

AcuanBahasa adalah perangkat lunak aplikasi gratis yang merupakan paduan dari berbagai sumber acuan bahasa, yaitu KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Glosarium, WordNet, dan kamus Inggris-Indonesia.

Anda dipersilakan untuk menyebarluaskan aplikasi gratis ini dengan sebebas-bebasnya.

Aplikasi AcuanBahasa memberikan pencarian seketika terhadap kata-kata yang Anda cari dengan berbagai metoda pencarian dan pengurutan.

Selain itu, AcuanBahasa dilengkapi dengan fitur Google Terjemahan (Google Translate). Fitur ini memberikan pilihan bagi Anda untuk mengakses layanan Google Terjemahan dengan cara yang lebih mudah dan nyaman, yaitu dengan menyediakan jendela kecil di kanan layar untuk layanan ini sementara Anda bekerja menggunakan aplikasi pengolah kata favorit Anda di bagian kiri layar komputer Anda.

Aplikasi unduh di sini: AcuanBahasa – KBBI, Glosarium, WordNet, Inggris

Ukuran: 41.27 MB

Salam,

O. Solihin


Menapaki Jejak Ramadhan

logo-gi-3 gaulislam edisi 151/tahun ke-3 (4 Syawal 1431 H/ 13 September 2010)


Pekan ini, saat buletin remaja kesayangan kamu ini terbit, adalah hari keempat di bulan Syawal. Yup, edisi Senin tanggal 13 September 2010 adalah bertepatan dengan tanggal 4 Syawal 1431 H. Subhanallah. Nggak terasa ya, kayaknya minggu kemarin kita masih berada di bulan Ramadhan. Waktu itu, di sepuluh hari terakhir Ramadhan, kita menikmati semua fasilitas yang diberikan Allah Swt. untuk mengeruk pahala sebanyak mungkin di bulan penuh barokah. Seminggu kemudian, ya pekan ini, kita udah ada di bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam hitungan tahun hijriah. Gimana, masih terasa kan indahnya Ramadhan? Masih terasa saat-saat nikmat beribadah? Insya Allah ya. Semoga jejak Ramadhan masih terasa bekasnya hingga saat ini dan pada bulan-bulan yang akan datang.

Bro en Sis, Ramadhan memang telah berlalu. Tak mungkin bisa kita minta kembali pada saat ini. Sebab, waktu memang hakikatnya adalah terus berjalan tanpa perlu menunggu kita siap atau nggak untuk ngikutinnya. Maka, berbahagialah bagi kita yang bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan bahkan sangat baik. Kita akui bahwa Ramadhan masih menyisakan kenangan, menyisakan segala pernik indah hari-hari penuh semangat ibadah. Berbagai kegiatan kita gelar. Semua aktivitas yang berpeluang mendapatkan pahala kita lakukan. Kadang, saking semangatnya, hujan tak peduli, malam tak kita takuti. Subhanallah. Berkah Ramadhan bisa memberikan energi bagi kita untuk memanfaatkan momen beribadah dengan sebaik-baiknya. Insya Allah, kita senantiasa berdoa agar apa yang selama ini kita kerjakan mendapat pahala yang setimpal di sisi Allah Swt. Allah Ta’ala berkenan pula mengampuni dosa-dosa kita sesuai harapan yang kita selalu penjatkan dalam bait-bait doa kita kepadaNya. Insya Allah. Continue reading


Lee Kang Hyun Belajar Agama Melalui Korespondensi

Lee Kang Hyun

Beragam alasan mualaf menemukan kebenaran Illahiah melalui Islam. Bagi Lee Kang Hyun, Direktur PT Samsung Elektronic Indonesia, Islam dipilih karena dinilai sebagai agama yang mengajarkan keramahan dan solidaritas kepada sesama. Sekitar 10 tahun pria kelahiran Seoul Korea Selatan ini telah menjadi Muslim. Dan sepanjang waktu itu pula, dia merasa dorongan untuk beramal kian membesar.

Di tengah kesibukan sebagai orang nomor satu di perusahaan elektronik papan atas ini, ia menyempatkan diri untuk mengajarkan Islam pada kedua anaknya. “Kegiatan itu cukup menyita waktu. Namun dengan demikian, sekaligus akan berarti saya juga terus belajar tentang Islam,” bilang Lee.

Mulai tertarik Islam sejak bersahabat dengan orang Indonesia pada penghujung 1980-an, Lee beruntung memiliki ayah mertua yang cukup banyak mengetahui Islam. Maka korespodensi hingga diskusi soal agama selalu mengisi waktunya bila dia bertemu mertua. Kesan Islam sebagai agama damai, menurut Lee, dia dapatkan saat mulai lebih banyak belajar tentang Indonesia. Semakin dia ingin mengetahui soal Indonesia, kian terasakan betapa bangsa ini merupakan komunitas yang beragam namun memiliki semangat bersama dan saling berbagi.

Lee menjadi lebih dalam memperhatikan Islam, setelah dia mengenal keluarga Roshim Hamzah, mantan pejabat BNI, yang dilihatnya amat tekun beribadah. Yang dia ingat, bapak angkatnya itu selalu menjalankan shalat tepat waktu, dan membaca Alquran usai shalat. “Selesai shalat atau membaca Quran, bapak itu rona mukanya terlihat amat segar dan tenang. Sepertinya membaca Alquran itu sebagai obat. Paling tidak obat stress karena pekerjaan,” kenang Lee.

Sejak 1988, Lee memang sering bertandang ke Indonesia. Awalnya kedatangan itu karena korespondensi dengan tamannya yang kebetulan mahasiswa Universitas Indonesia. Dia bahkan sempat tinggal beberapa minggu di rumah karibnya itu, Novianto. Dari persahabatan itu, dan pengalamannya mendatangi sejumlah tempat di Indonesia, keramahan dan keakraban masyarakat Indonesia amat membekas di dalam hatinya. Continue reading


Selamat Idul Fithri 1431 H: “Mohon maaf lahir dan batin”

Gambar dari: www.aziscs1.blogspot.com

Assalaamu’alaikum wr wb

Kepada para pengunjung setia blog ini, saya mengucapkan “Selamat Idul Fithri 1431 H”. Mohon maaf lahir dan batin. Taqabalallaahu minna wa minkum. Minal ‘aidin wal faizin. Terima kasih atas kunjungan, komentar dan penyebarluasan informasi dari blog pribadi saya ini. Semoga banyak manfaat yang bisa diambil. Semoga kita tetap istiqomah dalam perjuangan dan dakwah ISLAM.

Salam,

-O. Solihin dan keluarga-

*Foto/gambar diambil dari sini


Tips Ramadhan [format MP3]

Assalaamu’alaikum wr wb

Bagi Anda yang memerlukan koleksi file MP3 Tips Ramadhan, silakan unduh tema-tema di bawah ini:

  1. Penyaluran Zakat
  2. Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan
  3. Zakat Fitri Bergembira Bersama
  4. Zakat Simpanan Uang
  5. Berpuasa atau Tidak Saat Mudik
  6. Zakat Ternak
  7. Luruskan Niat Mudik
  8. Zakat Tanaman
  9. Negara Makmur Zakat Melimpah

Semoga bermanfaat.

Salam,

O. Solihin


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 874 other followers