Mari Mencipta “Menu Tak Biasa”


pict0015a.jpgUntuk menarik perhatian, setiap orang bisa melakukan apa saja. Sebagaimana diyakini oleh penggagas psikologi komunikasi, bahwa teori sensasi sangat bermanfaat mencari dan mencuri perhatian orang lain. Syaratnya mudah saja: unik, menarik, dan tak biasa. Sumanto adalah orang yang sama sekali tak terkenal sebelum ia melakukan aksi “sensasional” memakan daging mayat. Tapi maaf saja, saya tak bermaksud mengurangi selera makan Anda dengan cerita tentang Sumanto yang terkenal sebagai “pemakan daging mayat”. Ini hanya perumpamaan yang berkaitan dengan teori sensasi dan kebetulan ada hubungannya dengan makanan.

Nah, di FJB 2007 di Senayan Jakarta ada gerai yang cukup menarik dan unik serta tak biasa. Menurut pengamatan saya ini termasuk hebat dalam cara menyajikan makanan yang awalnya terkesan biasa tapi memadukannya dengan jenis makanan lain dan perlakuan tertentu terhadap makanan tersebut sehingga menghasilkan “menu tak biasa”. Ya, gerai itu adalah Bakso Bakar dan Ceker Senayan. Saya sempat menyambangi gerai itu untuk mengobati rasa penasaran saya. Tapi karena melihat antrian calon pembeli yang begitu panjang dan waktu yang saya miliki cukup terbatas, akhirnya harus puas sekadar memotret mangkok-mangkok bakso bakar dan ceker yang berjejer rapi menunggu giliran disantap pembeli. Saya hanya mampu membayangkan kenikmatannya saja dengan menelan ludah (kasihan deh daku!). Siapa tahu nanti bisa menyempatkan menikmati hidangan unik dan tak biasa itu.

Siapa pun pencipta menu unik dan tak biasa tersebut, menurut saya dialah orang yang beruntung bisa mengembangkan ide kreatifnya sehingga mengundang rasa penasaran orang banyak. Meski yang dijajakan adalah nama yang sudah tak asing lagi dan bisa dibilang biasa, yakni bakso, tapi karena diperlakukan dengan cara dibakar dan ditambahi dengan ceker sebagai pelengkap menunya, jadilah hidangan ini sebagai hidangan unik dan menarik. Soal rasa, mungkin setiap orang bisa berbeda-beda pengalamannya dalam menyantap makanan tersebut. Tapi, bagi pencinta kuliner yang penasaran dan ingin mencoba pengalaman baru dalam menyantap hidangan unik dan menarik khas bakso bakar dan ceker, pasti memiliki kesan tersendiri dan mungkin menjadi inspirasi untuk menciptakan menu lain berbahan dasar bakso. Yang pasti, resepnya untuk membuat sensasi adalah: unik, menarik, dan tak biasa. Mungkin bisa menciptakan bubur bakso; bakso brokoli, bakso sirip ikan hiu dan sebagainya.

Dengan keragaman dan kekayaan menu khas dari peserta FJB ini, bukan tak mungkin akan menjadikan FJB sebagai sarana untuk berkreasi mencipta menu baru masakan khas. Bukan sekadar memburu makanan “tak biasa”, tapi sekaligus sebagai ajang mencipta “menu tak biasa”. Tentu saja, bagi kuliner Muslim, bukan saja menciptakan dan menghidangkan “menu tak biasa”, tapi juga halal dikonsumsi. Selamat berlomba mencipta “menu tak biasa”. [O. Solihin]

Iklan
Kategori Catatan PerjalananTag , , ,

6 thoughts on “Mari Mencipta “Menu Tak Biasa”

  1. Bung Solihin, hasil reportase anda itu unik sekali. Pandai memilih tema dan memberikan penilaian yang cukup objektif. Bagus dan memberikan informasi yang edukatif.

  2. Tulisan ini sangat bagus. Isinya mengajak untuk berkreasi dan berinovasi. Reportase yang perlu mendapat perhatian. Saya sering jalan2 tapi tak bisa menangkap semua momen yang hadir di depan mata kepala saya. Lewat begitu saja. Bagaimana agar bisa mengasah kemampuan menulis yang jenis tulisan seperti ini? Trims

  3. Liputannya lengkap dan akurat tuh pak. Btw Bapak penulis teen lit islami ya, wah bagus tuh untung ajang dakwah, seperti karyanya kang Abik. Ohya kok blog ini ga’ ada shout boxnya ya pak? supaya mudah untuk meninggalkan pesan

  4. Kapan lagi tuh ada FJB? Masa’ sih aku harus nunggu tahun depan? 🙂

  5. Reportase yang bagus. Pernah jadi wartawan ya Mas? 🙂
    Saya jadi tertarik untuk mencicipi makanan tersebut…

  6. Bakso Ceker?
    Nyam..nyam.. mak nyuusss tidak rasanya?
    jadi penasaran karena deskritif sekali penulisan laporannya Pak! 🙂

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close