Bergabung bersama gaulislam yuk!


Assalaamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, sejak terbit pertama kali pada 29 Oktober 2007 lalu, kini gaulislam sudah berhasil menerbitkan 161 artikel (edisi terbaru terbit untuk tanggal 22 November 2010, saat menulis catatan ini, edisi cetaknya sudah ditata dengan rapi dan siap sebar pada hari Senin untuk wilayah Bogor dan sekitarnya). Atas pertolongan Allah Swt. saya berhasil mengajak beberapa kawan untuk bergabung menjadi penulis gaulislam. Adanya dukungan dari 9 penulis (termasuk saya sendiri) menjadikan buletin ini, alhamdulillah, terbit nonstop setiap pekan. Kecuali untuk edisi cetaknya. Edisi cetak buletin hanya terbit jika masih ada aktivitas belajar di sekolah. Jadi, jika aktivitas sekolah libur dalam jangka waktu lama seperti libur akhir tahun ajaran atau libur lebaran, maka dipastikan buletin gaulislam edisi cetak tidak diterbitkan.

Tapi tidak usah khawatir, insya Allah edisi internetnya akan tetap bisa diakses di website http://www.gaulislam.com. Selain itu, karena banyaknya website dan blog yang merefer ke website gaulislam, maka artikel buletin ini bisa diakses di banyak website dan blog. Misalnya di http://www.dudung.net, http://www.mediaislamnet.com, http://www.menuliskreatif.com, http://www.sobatmuslim.com, dan juga di blog pribadi saya, http://www.osolihin.wordpress.com. Nama-nama website dan blog yang saya cantumkan tersebut hanya sedikit yang saya ketahui dari banyaknya backlink yang masuk ke website http://www.gaulislam. Subhanallah, semoga kerjasama yang bagus tanpa perlu diminta ini menjadikan remaja muslim bisa lebih mudah mengakses artikel-artikel gaulislam di manapun. Terima kasih kepada para pengelola website dan blog yang dengan sukarela mau bekerjasama mensyiarkan gaulislam agar isinya bisa dibaca siapapun di belahan bumi ini.

Selain disebar secara gratis di Kota Bogor, gaulislam edisi cetaknya juga tersebar di beberapa kota, di antaranya: Aceh, Padang, Pangkalpinang, Bengkulu, Cilegon, Jakarta, Depok, Bandung, Sukabumi, Karawang, Semarang, Malang, Surabaya, Pamekasan, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Nunukan, Tanjugredeb, Baubau dan kota lainnya yang insya Allah akan segera menyusul. Beragam tema khusus yang ditujukan bagi remaja dan dikemas dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, menjadikan buletin ini sudah dibaca oleh puluhan ribu orang setiap pekannya.

Khusus edisi cetaknya, memang punya alasan untuk diterbitkan. Sebabnya, ternyata banyak remaja yang meski tinggal di perkotaan, namun kesulitan mengakses internet. Jika pun ada yang bisa mengakses internet malah lebih banyak untuk sekadar main game online. Maka, saya dan kawan-kawan seperjuangan di gaulislam akhirnya mulai berpikir untuk menerbitkan edisi cetak tapi digratiskan (khususnya untuk wilayah kota Bogor dan sekitarnya. Sementara untuk luar kota kami memberlakukan pengganti biaya cetak saja dan ditambah ongkos kirim. Kami tidak mengambil untung secara materi dari buletin ini). Kenapa digratiskan atau biayanya murah untuk luar kota Bogor? Tidak lain, agar pembaca remaja dan pihak sekolah tidak perlu lagi terbebani dengan biaya untuk membeli buletin ini. Secara finansial, gaulislam didanai oleh para donatur yang selama ini sudah menginfakkan hartanya untuk bersama-sama membesarkan buletin ini agar tersebar.

Ada keunikan tersendiri ketika terjun langsung mengantarkan buletin gaulislam, saya bisa merasakan keinginan pembaca, yakni siswa dan para guru. Mereka memang butuh bacaan seperti gaulislam. Alhamdulillah. Ketika mampir ke sebuah sekolah kejuruan swasta di daerah Pomad, Bogor, seorang guru mengaku surprise bisa ketemu saya (hehehe.. hampir geer deh!), karena katanya bisa bertemu langsung dengan penulisnya adalah sebuah kebahagiaan. Selama itu dia dan para siswanya hanya menikmati tulisannya, tapi tiba-tiba ketemu penulisnya. Alhamdulillah, semoga kehadiran beberapa penulis gaulislam yang sedang ‘menyamar’ jadi bagian distribusi bisa menambah semangat para pembaca. Di beberapa sekolah pihak guru rata-rata mengaku terbantu karena remaja sekarang memang butuh bacaan seperti gaulislam. Subhanallah. Kabar yang langsung saya terima ini sungguh sangat membahagiakan dan memberikan tambahan semangat. Semoga kami di gaulislam tetap istiqamah mengemban dakwah untuk remaja ini.

Pengalaman lainnya, ketika berbincang dengan beberapa guru di beberapa sekolah, mereka menanyakan pendanaan buletin gaulislam ini. Saya memang senang berhadapan langsung dengan mereka. Bisa mengetahui langsung keinginan dan tanggapan mereka tentang gaulislam, tentang kondisi remaja saat ini, juga mengenai perkembangan anak didik di sekolah secara umum. Nah, begitu saya sampaikan bahwa buletin ini GRATIS, banyak guru yang terkaget-kaget (hari gini, gitu lho!), tapi sekaligus merasa salut.

Ya, mungkin apa yang kami perjuangkan belum seberapa dibanding perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabatnya. Mereka membiayai sendiri dakwahnya, mencari dukungan baik secara finansial maupun moral dari kaum muslimin yang sama-sama berjuang untuk menegakkan Islam. Kami juga melakukannya insya Allah dengan niat untuk mengembangkan dakwah. Alhamdulillah kami memiliki kawan-kawan seperjuangan yang punya semangat juang tinggi dan tak mengeluh meski tak digaji. Ya, tak ada gaji bulanan! Kami hanya menyediakan uang transport dan mengajak makan siang setelah menyebarkan gaulislam ke sekolah-sekolah.

Para penulis yang berkontribusi di gaulislam juga lebih banyak diminta keikhlasannya karena kami belum bisa memberikan lebih sebagai kompensasi dari waktu, pikiran, dan tenaga yang mereka kerahkan untuk menulis. Saya dan kawan-kawan dalam tim inti yang menggerakkan gaulislam harus berpikir keras dan dituntut cerdas untuk memanfaatkan SDM yang ada dan mengelola keuangan untuk membiayai operasional, khususnya dalam produksi dan distribusi buletin gaulislam edisi cetak.

Saya mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan penulis yang kadang beberapa orang merangkap jadi kru distribusi. Semoga usaha kita membuahkan hasil dan mengantarkan para remaja muslim lebih cinta Islam dan mau belajar, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa juga kepada para donatur yang sudah mendukung tersebarnya buletin gaulislam edisi cetaknya selama ini.

Selain menerbitkan edisi cetaknya, kami juga melakukan kerjasama strategis untuk mengembangkan gaulislam. Maka, sejak 23 Juli 2008 sampai sekarang, acara [klinik] gaulislam digelar di Radio KISI 93.4 FM Bogor setiap pekannya, setelah mengantongi izin untuk kegiatan ini dari Diknas Kota Bogor. Supaya gaung gaulislam lebih gencar lagi, mulai Juni 2010 hingga sekarang gaulislam bekerjasama dengan Radio MARS 106 FM Bogor dalam program “Nggak Ngaji Nggak Trendy” dengan jadwal siaran tiga kali sepekan. Rubrik yang disiarkan adalah Remaja Shalihin (setiap hari Senin, pukul 20.00-22.00); Fresh! Air (setiap hari Rabu, pukul 10.00-11.00); dan Taman Curhat Remaja (setiap hari Kamis, pukul 20.00-22.00).

Selain kerjasama yang rutin ini, juga kami melakukan berbagai kerjasama sesuai momen, misalnya kajian Ramadhan. Alhamdulillah, semoga terus berkembang. Khusus untuk kegiatan-kegiatan pendukung ini, yang bukan pencetakan gaulislam, semua dananya ditangani dari kocek kami para kru gaulislam. Jika pun dalam kerjasama itu ada kompensasi dari mitra kami, kami bagikan lagi kepada kru gaulislam sekadar pengganti uang lelah. Insya Allah kami akan terus semangat dan istiqamah dalam mengemban dakwah ini.

Semoga kiprah gaulislam bisa terus berlanjut dengan semakin kuatnya dukungan dari berbagai pihak, baik dari para donatur maupun dari kru gaulislam yang sudah mengonsep, mengkoordinir, mencari peluang, dan bersama menyebarkan buletin ini. Dan, dengan semakin dikenalnya gaulislam—yang dengan begitu konsekuensinya adalah harus melayani lebih banyak lagi, maka saya dan kawan-kawan di gaulislam mengajak kaum muslimin untuk bergabung bersama dakwah gaulislam. Khususnya untuk mendanai dalam penyebaran edisi cetaknya.

Kerjasama yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1)      Menginfakkan secara sukarela berapapun jumlahnya dan tak terikat waktu: bisa rutin bisa sekali saja. Terserah.

2)      Memesan buletin gaulislam untuk disebarkan ke sekolah yang ditunjuk oleh donatur sendiri. Misalnya selama ini ada donatur di daerah Purwakarta, yang meminta dikirimi buletin ke sekolah di daerah Karawang. Jumlahnya disesuaikan dengan oplah yang diminta dan ongkos kirim ke daerah tersebut.

3)      Menginfakkan sejumlah dana agar dikirimkan buletin ke sekolah manapun yang masih belum ada dalam daftar distribusi gaulislam. Maka kami akan mencarikan sekolah baru sesuai permintaan donatur tersebut.

Namun demikian, jenis manapun kontribusi dana dari para donatur, tentunya akan memberikan semangat bagi kami untuk terus berdakwah karena masih ada harapan bagi pembaca remaja mana pun untuk mendapatkan gaulislam. Semoga Allah Swt. membalas kebaikan para donatur semuanya sebagaimana dalam firmanNya (yang artinya): “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS al-Baqarah [2]: 261-262)

Selain itu, bagi yang memiliki waktu luang dan mempunyai kendaraan sepeda motor kami juga mengajak untuk bergabung dengan gaulislam dalam membantu penyebaran gaulislam. Tetapi seperti yang ditulis di atas, tak ada gaji. Kami baru bisa memberikan pengganti transport dan makan siang bersama saja. Mohon maaf jika belum bisa memberi lebih. Insya Allah suatu saat nanti bisa lebih baik. Mohon doanya dari kawan-kawan semuanya.

Di tahun keempat gaulislam berkiprah, insya Allah kami akan tetap berusaha agar buletin ini (khususnya edisi cetaknya) tetap bisa sampai ke pembaca remaja yang jumlahnya banyak. Kepada Allah Swt. jualah kami menyerahkan segala urusan dakwah ini. Bagi teman-teman yang ingin bergabung dengan dakwah gaulislam dalam menginfakkan harta sesuai keikhlasan dan kesanggupannya, kami akan dengan senang hati menerimanya. Anda bisa menghubungi gaulislam melalui Telp/SMS: 0251-7115520 atau via email: buletin@gaulislam.com

Terakhir, saya berdoa semoga Allah Swt. memberkahi kehidupan kita semua dan memudahkan segala urusan kita, khususnya perkara dakwah ini. Amiin.

Salam,

O. Solihin

Editor buletin remaja gaulislam

[www.gaulislam.com]

Iklan
Kategori Catatan Perjalanan, CoretankuTag , , , ,

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close