Selalu Ada Jalan Keluar


“Kegigihan adalah kekuatan yang tidak kelihatan, yang bisa menyingkirkan rintangan-rintangan besar.” [David Herbert Lawrence]

Seorang teman pernah mengeluh karena neneknya sakit keras dan harus dioperasi. Ia bercerita dengan nada yang sangat mengkhawatirkan. Meski saya tahu bahwa dia tidak butuh dikasihani. Hanya butuh diperhatikan. Bahkan sekadar untuk menerima keluh-kesahnya dari kondisi yang sedang dihadapinya, itu sudah cukup baginya untuk melepas beban yang menyesakkan dada dan menyita perhatiannya. Namun, saya cukup sadar dengan kondisi dirinya. Itu sebabnya, saya coba meringankan bebannya dengan memberi pinjaman uang.

Seorang teman lainnya, kebetulan sudah berkeluarga, membicarakan hal yang sama. Ia butuh dana untuk biaya sekolah anaknya yang paling besar. Ketika itu, saya kebetulan ada dana cadangan. Karena melihat kondisinya yang memprihatinkan insya Allah saya ikhlaskan untuk memberinya saja. Saya bilang, nggak usah dibalikkin deh.

Ini sekadar ilustrasi bahwa dalam kondisi apa pun, bahkan sesulit apa pun, insya Allah masih ada kesempatan untuk menemukan jalan keluar. Tentunya, asal kita bisa berbagi dengan teman, sehingga teman kita tahu apa masalah kita. Kalo kita terbiasa akrab dengan teman, tahu masalahnya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan lengket banget, biasanya akan tumbuh kebersamaan dan juga rasa cinta, sayang, dan peduli.

Ketika orangtua saya bercerai, banyak teman yang mencoba menghibur saya dengan memberi semangat. Meski banyak juga yang nggak peduli. Dukungan semangat dari teman-teman saya mampu membangkitkan keyakinan saya untuk menatap masa depan. Sekecil apapun dukungan mereka, mampu meletupkan api kepercayaan diri saya. Saya merasa harus bisa menatap masa depan dengan penuh keyakinan dan percaya diri. Benar kata pepatah, “Jangan pernah menatap masa depan dengan mata penuh ketakutan”. Pepatah yang saya temukan di sebuah artikel itu pun selalu menjadi cambuk bagi saya ketika akan melangkah menyambut masa depan.

Ya, dalam kondisi sesulit apa pun, pasti ada jalan keluar. Pasti. Hiburan dari teman-teman saya waktu SMP bisa membangkitkan kemampuan saya. Orang lain malah bisa jadi ada yang awalnya biasa-biasa saja, tapi kemudian bisa menjadi luar biasa. Jadi inget kisahnya Pak Fauzil ‘Adhim yang saya baca di buku “Dunia Kata” hasil karyanya. Saya sengaja kutipkan untuk renungan kita semua:

“Kelas empat, saya sakit jantung. Sempat harus istirahat satu setengah bulan. Lari-lari saya tak bisa, karena baru lari-lari sebentar saja, wajah sudah pucat bukan main. Kadang ikut main sepak bola, tetapi saya tidak cukup lincah menangkap umpan yang diberikan teman main sehingga selalu bisa direbut lawan. Lalu, saya memilih jadi penjaga gawang, dan tak terhitung berapa banyak bola yang masuk tanpa bisa saya cegah.”

Apakah Pak Fauzil waktu itu pasrah menerima nasib? Ternyata nggak juga. Karena memang selalu ada jalan keluar jika kita mau berusaha mencarinya.

Beliau melanjutkan tulisannya, “Kemudian, saya bermain-main dengan air. Ada sebuah sungai dekat rumah yang arusnya cukup deras kala itu; sebuah sungai yang menyerupai tangga. Bertingkat. Ketika air melompat dari bagian yang lebih tinggi, ada rongga tempat saya biasa bersembunyi dan bermain dengan teman-teman saya. Di situ, saya bercerita. Macam-macam. Rupanya, cerita-cerita ini menarik perhatian teman-teman saya. Kalau mereka bisa menuturkan kembali cerita film yang dilihatnya di TV, saya bercerita kepada mereka tentang tokoh-tokoh yang saya baca dari buku. Dari Albert Einstein, Thomas Alfa Edison hingga Nabi Ibrahim, tak terkecuali tokoh-tokoh fiktif.”

Wah, kamu pasti sekarang tahu dong gimana ‘nasib’ Pak Fauzil ‘Adhim? Buat kamu yang kesengsem dengan buku Indahnya Pernikahan Dini dan Agar Cinta Bersemi Indah, pasti ngeh kalo beliau adalah penulis buku-buku best sellers.

Sobat muda muslim, saya menuliskan begini supaya kamu juga jangan putus apa dengan apa yang sekarang sedang menimpamu. Apakah kamu putus asa karena keluarga broken home. Atau mungkin pasrah dengan kondisi fisik yang beda dengan yang lain. Yakinlah, selalu ada jalan keluar untuk mengatasi kesulitanmu.

Pengalaman unik saya adalah ketika akan menikah dulu. Wah, sebenarnya ini pengalaman pribadi, tapi sengaja saya sampaikan saja di sini. Sekadar berbagi. Siapa tahu bisa menjadi inspirasi kamu untuk bisa mengatasi masalah.

Selesai khitbah, kami sebenarnya ingin segera menikah. Tapi calon mertua saya tidak setuju kalo kami langsung menikah. Sampe akhirnya keluar keputusan yang bikin saya nyesek juga; “Sabar aja dulu, tiga tahun itu nggak lama. Sekarang berkenalan aja dulu.” Waduh, saya harus menunggu tiga tahun? Mana tahan? Hehehe..

Segala upaya saya coba. Calon istri saya juga terus melobi ortunya. Belakang saya baru tahu kalo sebenarnya calon mertua saya itu kurang suka dengan saya karena dari suku yang berbeda dan dari latar belakang keluarga yang tak sesuai kriteria mereka. Puncak konfliknya, hubungan kami nyaris putus di tengah jalan.

Tapi, dengan semangat dan penuh keyakinan, saya nggak menyerah. Udah tanggung. Lagian, mengapa juga nggak dicoba terus. Namanya juga hati manusia, suatu saat pastilah mencair juga dinding es yang selama ini dibangunnya. Alhamdulillah, enam bulan lebih setelah saya khitbah, akhirnya calon mertua saya membolehkan saya menikah tahun itu juga. Wah, betapa senangnya hati kami. Belakangan, saya tahu jika calon istri saya juga terus melobi orang-orang terdekat dari ortunya; ya bibinya, ya kakaknya. Alhamdulillah, akhirnya kami menikah.

Saya udah banyak juga menemukan kasus teman lain, tapi intinya sama. Jika kita berada dalam kesulitan, sesulit apa pun, jika kita yakin dan percaya diri, juga punya keimanan yang kuat, insya Allah selalu ada jalan keluar dari masalah yang sedang kita hadapi. Firman Allah Swt.: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.” (QS ath-Thalaaq [65]: 2)

Jadi, jangan putus asa ya. Tawakal sajalah. Oke?

salam,

O. Solihin

Catatan: Tulisan ini saya ambil dari salah satu artikel di buku saya yang berjudul Bangkit Dong, Sobat! (2005)

Iklan
Kategori Catatan Perjalanan, CoretankuTag , , ,

1 thought on “Selalu Ada Jalan Keluar

  1. Cerita yang sgt inspiratif…

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close