Jenis-jenis Feature


Assalaamu’alaikum wr wb

Sebelumnya kita pernah membahas tentang definisi feature dalam tulisan berjudul “Bermesraan dengan Feature” yang sudah diposting sebelumnya di blog saya ini. Untuk saat ini, kita akan mengenal atau mengetahui Jenis-jenis Feature. Langsung saja ya secara singkat akan saya paparkan.

Ada beberapa jenis feature, di antaranya adalah:

  1. Feature berita yang lebih banyak mengandung unsur berita, berhubungan dengan peristiwa aktual yang menarik perhatian khalayak. Biasanya merupakan pengembangan dari sebuah straight news. Misalnya, menulis berita tentang buronnya Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat–yang juga anggota DPR-RI. Untuk menulis berita tersebut yang kental unsur feature-nya, bisa cerita tentang fakta seputar kasus dipecatnya Nazaruddin dari Partai Demokrat karena dugaan keterlibatan Nazaruddin dalam korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games. Mengapa ia dituduh korupsi, berapa banyak duit yang dikorupsinya, mengapa ia harus kabur ke Singapura, dan masih banyak hal yang bisa ditulis.
  2. Feature artikel yang lebih cenderung segi sastra. Biasanya dikembangkan dari sebuah berita yang tidak aktual lagi atau berkurang aktualitasnya. Misalnya, tulisan mengenai suatu keadaan atau kejadian, seseorang, suatu hal, suatu pemikiran, tentang ilmu pengetahuan, dan lain-lain yang dikemukakan sebagai laporan (informasi) yang dikemas secara ringan dan menghibur. Misalnya, menulis tentang kondisi kaum muslimin di berbagai belahan dunia.

 

Oke deh, sekarang kita bahas berdasarkan tipenya. Untuk persoalan ini, feature dapat dibedakan menjadi (ini saya ‘modifikasi’ dari tulisannya Asep Syamsul M. Romli):

  1. Feature human interest (langsung sentuh keharuan, kegembiraan, kejengkelan atau kebencian, simpati, dan sebagainya). Misalnya, cerita tentang penjaga mayat di rumah sakit, kehidupan seorang petugas kebersihan di jalanan, liku-liku kehidupan seorang guru di daerah terpencil, suka-duka menjadi dai di wilayah pedalaman, atau kisah seorang penjahat yang dapat menimbulkan kejengkelan.
  2. Feature pribadi-pribadi menarik atau feature biografi. Misalnya, riwayat hidup seorang tokoh yang meninggal, tentang seorang yang berprestasi, atau seseorang yang memiliki keunikan sehingga bernilai berita tinggi. Itu sebabnya, Anda bisa menuliskan tentang profil para pemimpin Islam di masa lalu, misalnya. Atau Anda juga bisa cerita tentang kisahnya al-Khawarizmi, ilmuwan muslim yang menemukan angka nol.
  3. Feature perjalanan. Misalnya kunjungan ke tempat bersejarah di dalam ataupun di luar negeri, atau ke tempat yang jarang dikunjungi orang. Dalam feature jenis ini, biasanya unsur subjektivitas menonjol, karena biasanya penulisnya yang terlibat langsung dalam peristiwa/perjalanan itu mempergunakan “aku”, “saya”, atau “kami” (sudut pandang—point of view—orang pertama). Ambil contoh tentang perjalanan menunaikan ibadah haji. Perjalanan ke tanah suci itu bisa Anda tuangkan dalam sebuah tulisan bergaya feature yang menarik. Itu sebabnya, disarankan untuk membawa buku catatan kecil untuk menuliskan semua peristiwa yang dialami sebagai bahan penulisan. Pokoknya, sip deh.
  4. Feature sejarah. Yaitu tulisan tentang peristiwa masa lalu, misalnya peristiwa Keruntuhan Khilafah Islamiyah, sejarah tentang Istana al-Hamra dan benteng Granada. ‘Melongok’ kejayaan Islam di masa lalu. Sejarah tentang kekejaman tentara Salib saat membantai kaum muslimin, sejarah pertama kali Islam masuk ke Indonesia dan sebagainya. Banyak kok sejarah yang bisa kita tulis dengan jenis feature ini. Pokoknya asyik deh.
  5. Feature petunjuk praktis (tips), atau mengajarkan keahlian—how to do it. Misalnya tentang memasak, merangkai bunga, membangun rumah, seni mendidik anak, panduan memilih perguruan tinggi, cara mengendarai bajaj, teknik beternak bebek, seni melobi calon mertua dan sebagainya.

Nah, inilah beberapa jenis feature yang perlu diketahui. Dalam literatur lain, atau di lapangan bisa dijumpai hingga 8 jenis feature (selain yang 5 jenis di atas),yakni feature penjelasan/latar belakang; feature tren/mode gaya hidup; dan juga feature peristiwa musiman. Tetapi terlepas dari berbagai jenisnya, feature adalah salah satu karya jurnalistik yang menarik untuk ditulis dan dibaca.

Semoga bermanfaat dan Anda bisa membaca artikel seputar feature lainnya, yakni Tips Membuat Feature pada posting berikutnya. Insya Allah.

Salam,

O. Solihin

 

Iklan
Kategori Menulis Yuk!, WritingTag , , , , ,

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close