ikhwan-akhwat1

Awas! Ikhwan dan Akhwat Kudu Jaga Jarak


ikhwan-akhwat1

Hehehe… jangan salah euy, justru yang berbahaya adalah karena seringnya deketen, apalagi sampe gesekan segala (emangnya kartu debit main gesek?).

Waktu SMP dulu pernah belajar fisika kan? Nah, saya menemukan penjelasan dari seorang kenalan yang kebetulan nulis masalah ini di internet. Menurutnya, dalam ilmu fisika ada sebuah hukum yang dinamakan hukum Coulomb (sekalian nostalgia nih!). Secara sederhana hukum tersebut menjelaskan bahwa gaya elektrostatis (tarik menarik) antara dua buah benda (F) yang berlainan muatan (q1 dan q2) sebanding dengan konstanta (k) dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak keduanya (r). Semakin besar muatan kedua benda serta semakin pendek jaraknya, semakin besar pula gaya tarik menarik yang ditimbulkannya.

Rumus dari Hukum Coloumb tersebut adalah:

gb-coulomb-1

 

 

Dimana:

F = gaya elektrostatik
q1 = muatan benda 1 (negatif)
q2 = muatan benda 2 (positif)
r =jarak antara benda 1 dan 2
k = konstanta

Nah sobat muda muslim, dari hukum di atas tersirat bahwa gaya tarik menarik hanya akan terjadi di antara 2 benda yang memiliki muatan berlawanan, yaitu: antara positif dan negatif. Sementara bila dua buah benda bermuatan sama didekatkan, mereka akan saling menolak. Fenomena ini terjadi juga dalam kehidupan manusia, khususnya menyangkut hubungan antara pria dan wanita. Menurut Mas Aris Toharisman yang menulis penjelasan ini (di situs http://www.isnet.org), ada dua analogi yang bisa ditarik dari formula di atas. Pertama, seorang pria hanya akan tertarik kepada wanita, begitu pun sebaliknya. Jadi, bila ada pria atau wanita tertarik terhadap sesamanya, maka jelas itu menyalahi kodrat dan bisa dikatakan abnormal. Betul?

Analogi kedua, bahwa ketertarikan pria terhadap wanita atau sebaliknya dipengaruhi oleh “muatannya” (q), yaitu akumulasi dari faktor pendorong (q1) dan penarik (q2). Faktor pendorong berasal dari diri sendiri seperti rasa kagum, rasa suka, kesengsem, keblinger, kesepian, atau mungkin nafsu yang mengebu-gebu. Sedangkan faktor penarik berasal dari lawan jenis seperti rupa, harta, sikap, keturunan, kecerdasan dan sebagainya. Jika kedua faktor tesebut nilainya sama-sama besar, maka sudah pasti saling ketertarikan antara pria dan wanita akan bertambah besar pula.

Dalam kondisi sadar dan berada di bawah naungan rambu-rambu agama, hubungan-hubungan ini dapat melahirkan pertautan dua hati yang mengarah ke pernikahan. Ini tentu akan lebih utama lagi bila faktor pendorong semata-mata karena lillahi ta’ala dan faktor penarik berupa akhlak yang mulia atau ketaatan beribadah. Namun celakanya, dan tampaknya ini yang semakin merajalela, bahwa di luar kendali fenomena tarik-menarik antara pria dan wanita ini bisa pula mendorong timbulnya perzinahan seperti terjadinya penyelewengan, perselingkuhan, perkosaan, pelacuran, pelecehan seksual, dan bahkan seks bebas.

Ya, seperti kata pepatah, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Maka, jaga jarak aman adalah cara ampuh menjaga hati kita untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya. Bukankah seringkali kamu tak berdaya jika deketan sama orang yang kamu incer? Sebab, kalo nggak diatur dengan batasan ajaran agama, kamu bisa kebablasan berbuat tuh. Bener. Jangan sampe kamu lakuin.

Jauh sebelum korelasi Hukum Coloumb dengan pergaulan lawan jenis, dalam al-Quran, Allah Ta’ala menerangkan kepada kita, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Israa [17]: 32)

Tuh kan, jadi kalo kamu nekat berzina, ih, itu sama dengan udah melawan dan menyepelekan Allah Swt. yang udah membuat aturan. So, ikhwan dan akhwat, kudu jaga jarak!

Salam,
O. Solihin
Ingin berkomunikasi dengan saya? Silakan via Twitter di @osolihin

*gambar dari sini

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s