A smartphone user shows the Facebook application on his phone in the central Bosnian town of Zenica, in this photo illustration, May 2, 2013. 
Facebook Inc's mobile advertising revenue growth gained momentum in the first three months of the year as the social network sold more ads to users on smartphones and tablets, partially offsetting higher spending which weighed on profits. REUTERS/Dado Ruvic (BOSNIA AND HERZEGOVINA - Tags: SOCIETY SCIENCE TECHNOLOGY BUSINESS)

5 Hal yang Terlarang di Facebook


Ada 5 hal (menurut saya) yang perlu diketahui para pengguna Facebook sebelum melakukan posting atau update status. Bahkan saya menyebutkan dengan istilah “terlarang”. Ini semata untuk kehati-hatian saja. Apa saja 5 hal yang terlarang di Facebook menurut versi saya? Silakan baca di bawah ya:

1. Hati-hati dengan foto diri (terutama yang sangat pribadi). Apalagi foto dengan kualitas (resolusi) gambar yang tajam. Mengapa? Karena bisa saja dicuri orang untuk kepentingan tertentu yang mungkin saja membahayakan diri kita sendiri. Memang, adakalanya kita ingin menampilkan foto diri kita dengan pose tertentu, tetapi sebaiknya yang wajar saja dan resolusinya rendah. Sehingga jika pun ada orang yang menyalahgunakan foto diri kita, akan kesulitan mengutak-atiknya.

2. Waspada dengan isi tulisan. Jika Anda tidak ingin menuai kritikan dan komentar yang tak perlu dan tak seharusnya, sebaiknya dipikirkan ulang sebelum memposting isi tulisan yang: a) tulisan bernada jorok (porno), b) tulisan yang bahasanya kasar, c) tulisan yang mengandung kebencian terhadap orang lain, d) tulisan yang menyalahi norma agama dan norma masyarakat.

3. Jangan pernah mencoba menandai (tagging) kawan Anda untuk hal yang tak diperlukan baginya. Anda bisa memilih dan memilah siapa yang perlu Anda tandai. Jika tak kenal betul, sebaiknya jangan dilakukan. Mengapa? Ini untuk meminimalisir ketidaksukaan orang lain kepada Anda terkait isi pesan Anda yang menandai orang-orang. Apalagi jika isi pesan berupa iklan atau sejenisnya.

4. Jangan pernah mencoba membuka isi pesan ke dalam inbox Anda dari orang yang tidak Anda kenal. Jikapun itu dari orang yang Anda kenal, periksa terlebih dahulu isinya. Jika hanya berisi link (yang tidak jelas isinya menurut sekilas pembacaan), sebaiknya hapus saja pesan tersebut. Mengapa? Karena dikhawatirkan itu adalah virus atau semacam malware. Bila ini dilakukan (yakni dengan mengklik link tersebut), maka kita bisa melihat salah satunya akun si pengguna atau bahkan akun kita sendiri seperti mengirim pesan secara otomatis yang isinya negatif di kemudian hari.

5. Menjerumuskan orang ke dalam sebuah grup. Kita punya kewajiban menjaga privasi orang lain. Meskipun sebuah grup diskusi di Facebook menurut kita menarik, tetapi alangkah baiknya tidak langsung memasukkan akun facebook teman kita (apalagi orang yang tidak kita kenal betul) ke grup tersebut. Cobalah sejenak kita tanya, apakah dia bersedia jika kita masukkan ke sebuah grup yang kita rekomendasikan, atau lebih bagus lagi, kita sekadar memberi tahu ada sebuah grup yang menurut kita bagus dan menawarkan, apakah dia tertarik atau tidak untuk bergabung.

Semoga 5 hal ini menjadi perhatian kita semua. Tetaplah bijak meski di dunia maya. Terima kasih.

Salam,
O. Solihin

Kantunkeun Balesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s