Dan Kurindu Hadirmu

STUDIA Edisi 361/Tahun ke-8 (1 Oktober 2007)
selamat-ramadhan.jpgRindu Ramadhan meski kita masih ada di tengah-tengahnya. Merindu Ramadhan meski kita belum meninggalkan bulan mulia ini dan harus menunggu sebelas bulan ke depan. Ya, Ramadhan memang pantas untuk dirindu karena berjuta hikmah terkandung di dalamnya.

Ramadhan, suatu momen penempaan diri untuk menjadi manusia yang lebih baik. Bulan puasa untuk menahan diri dari semua hawa nafsu yang seringkali dominan pada diri kita. Bukan sekadar hawa nafsu untuk makan, minum dan syahwat yang harus ditahan, tapi nafsu-nafsu lain yang negatif dan nggak sesuai syariat juga harus dikontrol. Sehingga, selepas bulan Ramadhan, ajang latihan ini bisa langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia akan mencapai derajat muttaqin (orang-orang yang bertakwa). Insya Allah. Lanjutkan membaca “Dan Kurindu Hadirmu”

Nasihat untuk “Punkers”

punk.jpgSTUDIA Edisi 360/Tahun ke-8 (24 September 2007)

Jumlahnya emang nggak banyak. Tapi kalo udah nongol di jalanan, setiap mata terpancing untuk melirik gaya rambutnya yang Mohawk ala suku Indian dengan warna-warna terang dan mencolok. Belum lagi atribut rantai yang tergantung di saku celana, sepatu boot Dr. Marteen, kaos hitam, jaket kulit penuh badge atau peniti, serta ‘spikes’ (gelang berbahan kulit dan besi seperti paku yang terdapat di sekelilingnya) yang menghiasi pergelangan tangannya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari busana mereka. Begitu juga dengan celana jeans super ketat hingga mata kaki yang dipadukan dengan baju lusuh, makin menguatkan kesan anti kemapanan dan antisosial pada mereka. Masyarakat mengenal mereka sebagai anak punk. Lanjutkan membaca “Nasihat untuk “Punkers””

Puasa Sia-sia

STUDIA Edisi 359/Tahun ke-8 (17 September 2007)

Pernah nggak ketika udah capek lari-lari mo naik kereta, eh begitu nyampe stasiun bener-bener pas-pasan: pas nyampe stasiun pas kereta berangkat. Kira-kira gondok nggak? Udah mah capek, eh malah ketinggalan kereta pula. Sia-sia deh perjuangan kita lari-lari. Gara-gara kita telat bangun, salah perhitungan dan jalanan macet. Duh, rugi banget kan?

Oya, ngomong-ngomong soal sia-sia sebenarnya banyak kok yang mungkin aja udah jadi pengalaman keseharian kita. Misalnya aja nih, sia-sia saja kita usaha setengah mati mencintainya, ketika menyatakan cinta malah ditolak. Tanya kenapa? Selain soal takdir, bisa jadi karena pesona kita nggak membuat si dia yakin akan kesungguhan kita. Apalagi kita udah kegeeran duluan, bahwa dia pasti menerima cinta kita. Padahal mah yang terjadi, dia nggak mikirin kita sama sekali. Tentu saja selain takdir, memang ada syarat dan ketentuan yang berlaku. salah satunya karena kita nggak punya potensi dan pesona yang membuat dia tertarik. Sia-sia kita mencintainya dengan bertepuk sebelah tangan. Sakit dan perih tuh! Lanjutkan membaca “Puasa Sia-sia”

Yuk, Serentak Puasa Sedunia!

STUDIA Edisi 358/Tahun ke-8 (10 September 2007)

Alhamdulillah, sebentar lagi Ramadhan 1428 H datang menjelang hanya dalam hitungan hari (paling nggak kalo edisi cetak buletin ini terbit serentak setiap senin, maka edisi ini terbit pada tanggal 10 September 2007 dan itu artinya 2 atau 3 hari lagi tanggal 1 Ramadhan 1428 H). Kita udah siapin segala keperluan untuk ibadah full selama sebulan. Karena pada Ramadhan ini, Allah Swt. sedang TP alias Tebar Pahala bagi kaum muslimin yang melaksanakan ibadah shaum dan amalan lainnya. Semoga Allah Swt. memudahkan kita untuk melaksanakan ibadah Ramadhan ini dengan benar dan baik sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam ajaran Islam. Lanjutkan membaca “Yuk, Serentak Puasa Sedunia!”

Beauty and the Beast

STUDIA Edisi 357/Tahun ke-8 (3 September 2007)
Beauty and the beast, kali ini bukan untuk membahas lagu atau film dari negeri Barat sono yang sudah kondang gulindang. Tapi kali ini kita akan membahas kecantikan versus keburukan. Why? Supaya kita bisa membedakan mana cantik betulan dan mana yang palsu atau beast yang dibungkus sedemikian rupa sehingga kehilangan bentuk aslinya dan terlihat cantik semu.

Beauty, perempuan mana yang nggak mau disebut beautiful? Pasti deh hidungmu bakal kembang kempis kalo ada yang bilang how beautiful you are. Apalagi kalo bodimu menunjang dengan tubuh yang semampai (bukan semester tak sampai, lho), langsing, putih dan rambut lurus indah terurai. Walah…persis iklan-iklan di televisi. Kamu pun jadi percaya seratus persen bila ada yang memuji bahwa kamu terlihat cantik dengan modal sedemikian rupa. Sudah nggak keingat lagi kalo itu semua cuma rayuan gombal yang basi dan pasti ada maunya. Lanjutkan membaca “Beauty and the Beast”

Soleha Cuma di Layar Kaca?

STUDIA Edisi 356/Tahun ke-8 (27 Agustus 2007)

soleha_02.gifMenjelang bulan suci Ramadhan, tiap stasiun televisi sibuk mempersiapkan tayangan-tayangan religius. Demi menggaet pemirsa setianya, RCTI udah mencuri start dengan me-launching sebuah sinetron spesial Ramadhan betajuk “Soleha” pada Kamis, 19 Juli 2007 lalu. Bintang-bintang muda yang akrab di kalangan remaja turut meramaikan ‘Soleha”. Ada Andriani Marshanda yang biasa dipanggil Chaha, Baim Wong yang tengah menjalin asmara dengan chaha di dunia nyata, atau Rionaldo Stockhorst. Kayaknya udah pada apal deh ya. Lanjutkan membaca “Soleha Cuma di Layar Kaca?”

Superhero Sejati

STUDIA Edisi 355/Tahun ke-8 (20 Agustus 2007)

Mulai awal bulan Agustus 2007 ini, salah satu stasiun televisi swasta di negeri ini menggelar film serial televisi Heroes yang konon kabarnya heboh di Amrik sono sejak tahun 2006 lalu. Yup, kita jadi tambah kenalan superhero macam Nathan Petrelli (Adrian Pasdar), Peter Petrelli (Milo Ventimiglia), Angela Petrelli (Cristine Rose), Claire Bennet (Hayden Panettiere), Hiro Nakamura (Masi Oka), Ando Masahashi (James Kyson Lee), dan jagoan superhero lainnya dalam serial televisi ini.

Di film ini ada superhero yang lentur banget tulangnya. Lehernya bisa berputar sampe 360 derajat. Jadi kalo kecelakaan di bagian leher tetep aman. Ada yang bisa terbang dengan kecepatan bak meteor, ada yang bisa ninju orang ampe mental dengan tenaga dalam yang super-duper (eh, istilah ini mah buat makanan atuh ya, karena arti kiasan dari super-duper adalah enak sekali).

Para pahlawan super ini kayaknya kian melengkapi jagoan khayalan dari negeri Ajo Rijal, eh, Ajo Sam ini (backsound: kalo Ajo Rijal sih identik ama Sate Padang ya?). Superhero yang udah kita kenal banget sejak kecil adalah Superman, Batman, Captain America, Spiderman, terus gerombolan mutan macam Wolverine, Cyclops, Magneto, Profesor Xavier, dll yang tergabung dalam komunitas X-Men. Lanjutkan membaca “Superhero Sejati”

Apa Warisan Rasulullah saw.?

STUDIA Edisi 354/Tahun ke-8 (13 Agustus 2007)

Selamat! Kamu mendapat warisan Rp 1 miliar!” Waaaah, pasti kamu nggak percaya kalo dapat kabar seperti ini. Menganggap lagi mimpi dan buru-buru pengen cepat bangun. Kenapa nggak percaya? Karena duit segitu tuh banyak banget. Nggak nyangka aja bakalan dapetin warisan, gitu lho. Tapi kalo emang itu adalah kenyataan, ya terima saja. Kali aja dirimu jadi ahli waris dari ortumu yang ngedadak kaya karena dapet undian, terus saking kagetnya meninggal. Jadi deh kamu ahli warisnya. Siapa tahu kan? Ih, tapi amit-amit deh dapetin duit banyak juga kalo harus kehilangan ortu mah. Tul nggak?

Tapi intinya, mendapatkan warisan tuh senang. Apalagi sebanyak itu pasti senangnya berlipat-lipat banget kan? Pasti gembira sekali. Hmm.. ini wajar banget kok. Sebab, siapa sih yang nggak senang dapetin harta, apalagi melimpah begitu? But, kalo warisannya berupa harta sih, sehari aja bisa habis kok. Entah ada yang ngerampok atau kamu langsung borong sembako, beli rumah, beli mobil dan macem-macem. Sampe puas. Kalo pun nggak sehari habis, tapi cepat atau lambat pasti habis juga kalo nggak bisa ngelolanya. Lanjutkan membaca “Apa Warisan Rasulullah saw.?”

Cowok, Temenan Yuk!

STUDIA Edisi 353/Tahun ke-8 (6 Agustus 2007)

ImageEmangnya kalo nggak temenan sama cowok, apaan dong? Jangan salah, di beberapa kalangan terutama pengusung ide feminisme, mereka menganggap bahwa cowok adalah rival atau saingan cewek dalam banyak hal. Cowok tuh makhluk paling nyebelin dan penjajah sedunia. Makanya, kaum feminis berusaha sok tegar hidup tanpa cowok karena mereka nggak mau dijajah sama makhluk berjenis cowok. Masa sih sampe segitunya? Lanjutkan membaca “Cowok, Temenan Yuk!”