Senén, 16 Nopémber 2009 ku osolihin
gaulislam edisi 108/tahun ke-3 (28 Dzulqaidah 1430 H/16 Nopember 2009)
Dalam sebuah acara reality show di salah satu tv swasta di negeri ini, ditayangkan kisah hidup ‘orang-orang kecil’ yang nun jauh di desa. Nyaris jauh dari sebuah peradaban yang katanya modern. Lengkap ditampilkan dengan seluk beluk perjuangannya untuk bisa survive dalam hidup. Apa pekerjaannya? Bertani, bikin perkakas rumah tangga atau kerajinan tangan, atau malah jadi buruh kasar, sampai kerja serabutan sedapetnya. Dengan penghasilan yang nggak seberapa.
Kebetulan, tokoh yang dipilih udah sepuh alias nenek-kakek atau ibu-bapak paruh baya yang tinggal di sebuah tempat nggak layak huni.. Presenter acara ini dipilih bergantian dari anak-anak muda yang profesinya beragam: mulai mahasiswa, model, anak band, dj, sampai pengusaha. Dalam acara ini mereka kudu ikut ‘magang’ ngelakuin aktivitas si tokoh cerita sehari-hari selama beberapa waktu.
Tuluykeun Maca »
-6.587124
106.801925
Dimuat dina Buletin GAUL Islam, Tahun III/2009-2010 | Tag anak muda, entrepreneur, islam, remaja, wirausaha | Leave a Comment »
Ahad, 15 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Ada tulisan yang bagus dan menarik untuk menambah wawasan keilmuan kita, khususnya tentang Imam al-Ghazali, jihad dan Perang Salib. Tulisan ini dibuat oleh Dr Adian Husaini. Saya mengambilnya langsung dari website beliau, [di sini]. Teman-teman bisa membacanya di bawah pesan yang saya tulis ini. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
===
| Al-Ghazali, Perang Salib, dan Kebangkitan Islam
Oleh Dr Adian Husani
Perang Salib dimulai pada 1095. Pada 50 tahun pertama, Pasukan Salib berhasil mendominasi peperangan. Kekuatan kaum Muslim porak-poranda. Sebagian jantung negeri Islam, seperti Syria dan Palestina ditaklukkan. Ratusan ribu kaum Muslim dibantai. Pasukan Salib yang memasuki Jerusalem (1099) kemudian melakukan pembantaian besar-besaran terhadap penduduk Kota Suci itu. Di Masjid al-Aqsha terdapat genangan darah setinggi mata kaki, karena banyaknya kaum Muslimin yang dibantai. Fulcher of Chartress menyatakan, bahwa darah begitu banyak tertumpah, sehingga membanjir setinggi mata kaki: “If you had been there your feet would have been stained to the ankles in the blood of the slain.”
Seorang tentara Salib menulis dalam Gesta Francorum, bagaimana perlakuan tentara Salib terhadap kaum Muslim dan penduduk Jerusalem lainnya, dengan menyatakan, bahwa belum pernah seorang menyaksikan atau mendengar pembantaian terhadap ‘kaum pagan’ yang dibakar dalam tumpukan manusia seperti piramid dan hanya Tuhan yang tahu berapa jumlah mereka yang dibantai: “No one has ever seen or heard of such a slaughter of pagans, for they were burned on pyres like pyramid, and no one save God alone knows how many there were.” (David R. Blanks and Michael Frassetto (ed), Western Views of Islam in Medieval and Early Modern Europe, (New York, St. Martin’s Press, 1999)).
Begitu dahsyatnya pembantaian terhadap kaum Muslim ketika itu. Karena itulah, banyak yang kemudian mempertanyakan sikap dan posisi al-Ghazali dalam Perang Salib dan juga konsepsinya tentang jihad, dalam makna qital (perang) melawan musuh yang jelas-jelas sudah menduduki negeri Muslim. Sebagai contoh, Robert Irwin, dalam artikelnya berjudul “Muslim responses to the Crusades” (1997), menyebutkan, bahwa meskipun al-Ghazali sempat berkunjung ke berbagai tempat suci Islam, termasuk Masjid al-Aqsha pada tahun 1096, tetapi ia tidak pernah menyebut tentang masalah pasukan Salib dalam berbagai tulisannya. Tuluykeun Maca »
|
Dimuat dina Tulisan Teman | Tag al-ghazali, jihad, perang salib, yerusalem | 1 Pairan »
Saptu, 14 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Bagi teman-teman yang ingin belajar tajwid, silakan mengoleksi file dalam format flash ini untuk menjadi rujukan dalam mencari ilmu, khususnya tentang tajwid ini. Langsung saja deh, nggak pake lama [unduh di sini]. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
-6.565296
106.763473
Dimuat dina Download Presentasi | Tag belajar tajwid, islam | Leave a Comment »
Jumaah, 13 Nopémber 2009 ku osolihin
Awalnya membenci, namun akhirnya jatuh hati. Pemuda India ini siap berada di garda terdepan, menjadi pembela agama Allah ini.
Awalnya Muhammed Umar Rao sangat membenci umat Islam. Namun, setelah membaca kitab suci Alquran, pria India ini justru menemukan apa yang ia cari selama ini, yang akhirnya berujung pada suatu keputusan besar yang diambilnya. Rao memutuskan untuk memeluk Islam di usianya yang terbilang masih remaja, yakni sekitar 18 tahun. ”Saya merasa diberkati dengan agama Allah ini,” ujarnya singkat.
Berasal dari keluarga kelas menengah berkasta Brahma, sejak kecil Rao sudah dididik dengan ajaran dan nilai-nilai Hindu. Pendidikan agama ini ia peroleh langsung dari bimbingan salah seorang pamannya dari pihak ibu. Sementara keluarga besarnya memang dikenal sebagai keluarga yang sangat membenci umat Islam. Karenanya, tak mengherankan jika ia tumbuh menjadi seorang pemeluk Hindu yang fanatik.
Di usianya yang masih belia, Rao bergabung dengan salah satu kelompok politik nasionalis Hindu terbesar di India, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS). Di India, RSS dikenal sebagai kelompok Hindu garis keras yang sangat membenci umat Islam di sana. ”Saya selalu menebar kebencian terhadap Islam, termasuk di ruang publik sekalipun,” ungkapnya. Salah satu contohnya adalah Rao kerap mengencangkan volume musik yang sedang dinikmatinya manakala terdengar suara azan. Tuluykeun Maca »
Dimuat dina Kisah Mualaf | Tag hidayah, islam, mualaf, muhammed umar rao, muslim | 2 Pairan »
Kemis, 12 Nopémber 2009 ku osolihin
Jutaan keajaiban sudah tercipta seiring dengan tumbuhnya embrio dalam rahim seorang wanita. Pernahkah kita membayangkan wajah mereka di dalam rahim?
Hidayatullah.com–Ketika foto embrio manusia yang sedang berkembang karya Lennart Nilsson pertama kali ditampilkan di majalah Life pada tahun 1965, gambarnya menimbulkan kehebohan. Hanya dalam hitungan hari, sebanyak 8 juta segala hasil cetakan (koran/majalah) yang memuatnya terjual habis.

Embrio berusia 5 minggu. Diperkirakan panjangnya 9 mm. Tahap pembentukan wajah, dengan mulut yang terbuka, lubang hidung dan mata
Dalam Basic Human Embryology oleh Williams P, rujukan yang biasa dipakai dalam bidang embriologi, dikatakan, “”Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran.”

Berusia 8 minggu, embrio yang berkembang pesat dilindungi dengan baik oleh kantung amnion
Teknologi maju memungkinkan gambar embrio yang sedang berkembang diambil dengan hasil yang lebih jelas dan lebih besar. Gambar bisa diambil dengan menggunakan kamera konvensional yang dilengkapi lensa mikro. Atau bisa juga menggunakan alat endoskopi. Teknologi pemindaian mikroskop elektron memungkinkan Nilsson mengambil ratusan atau bahkan ribuan gambar embrio yang mengagumkan. Tuluykeun Maca »
Dimuat dina Percikan | Tag foto janin, janin, kehamilan | 3 Pairan »
Rebo, 11 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Hehehe.. sekadar rileks aja nih. Kalo temen-temen mau lihat aksinya Metallica dan Guns N’ Roses ‘menyanyikan’ lagu-lagu Bang Rhoma Irama, silakan langsung saja [unduh di sini] untuk melihat video Metallica ‘membawakan’ lagu berjudul “Stress” milik Bang Haji. Dan, langsung saja [unduh di sini] kalo mau lihat video GNR ‘bawain’ lagu berjudul “Begadang” yang dinyanyikan Oma Irama ini
Ya, sekadar hiburan aja. Supaya nggak bengong melulu hehehe. Semoga bermanfaat.
BTW, kalo kesulitan mau nyetel video berformat flash itu, silakan pake software K-Lite Codec Pack 1.4.6 Full [unduh di sini]
Salam,
O. Solihin
Dimuat dina Download Video, Rileks ah... | Tag guns n' roses, metallica, rhoma irama, video | 2 Pairan »
Salasa, 10 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Bagi teman-teman yang ingin ngeblog via wordpress, namun belum tahu dan belum paham bagaimana caranya, silakan koleksi e-book berisi panduan ngeblog dengan wordpress. Nggak usah bengong aja, kalo niat langsung aja [unduh di sini] dan [di sini]. Itu ada dua file (.rar) berisi 2 panduan. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
Dimuat dina e-Book | Tag ngeblog, panduan wordpress, tutorial | 1 Pairan »
Senén, 9 Nopémber 2009 ku osolihin
gaulislam edisi 107/tahun ke-3 (21 Dzulqaidah 1430 H/9 Nopember 2009)
Yes! Kita benci korupsi. Tentu saja benci juga terhadap pelakunya. Korupsi bikin sengsara, dan itu artinya koruptor biang kerok kesengsaraan. Sikat sampai bersih! Kamu tentu gondok bin mangkel ati kalo ada teman kamu yang korupsi duit organisasi, di OSIS misalnya (apalagi rohis, wew!). Iya dong, kalo kamu mendiamkan aksi teman kamu yang udah jelas-jelas terbukti sebagai koruptor itu, berarti secara tidak langsung kamu menyetujui tindakan doi. Lebih parah kalo korupsinya berjamaah. Idih, kirain shalat aja yang berjamaah!
Bro en Sis, bagi kamu yang peduli berita ‘sensasional’ macam kasus KPK versus Polri dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, pasti ngikutin dong ya jalan ceritanya (*jalan cerita, emangnya novel?). Iya, maksudnya minimal merhatiin deh. Nah, gimana tuh pendapat kamu, kesel nggak sih kalo orang yang udah jelas-jelas terlibat korupsi dan mendikte aparat penegak hukum masih dibiarin berkeliaran bebas alias nggak ditahan dan dihukum? So, pasti gondok abis dah! Tuluykeun Maca »
Dimuat dina Buletin GAUL Islam, Tahun III/2009-2010 | Tag cicak vs buaya, ekonomi, islam, korupsi, kpk, polri | 1 Pairan »
Ahad, 8 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Untuk mengetahui tatacara bersuci (thaharah), ada baiknya memiliki e-book gratis karya Ust Ahmad Sarwat ini. Ebook berjudul Fiqih Thaharah ini insya Allah layak Anda miliki. Semoga makin banyak belajar, makin tambah ilmunya. Makin rajin mencari ilmu, kian luas wawasannya. Nah, bagi yang tertarik memilikinya, silakan langsung saja [unduh di sini]. Nanti akan dihubungkan ke link asli yang menyediakan ebook tersebut. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
Dimuat dina e-Book | Tag bersuci, fiqih thaharah, islam | 3 Pairan »
Saptu, 7 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Nih, saya dapetin puisinya Adhie M Massardi. Barangkali ada yang mau mengoleksinya. Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
===
Puisi Negeri Para Bedebah
oleh: Adhie M Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor
menjatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau menjadi kuli di negeri orang
Yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan!
Dimuat dina Puisi | Tag adhie m massardi, anggodo, kpk, mafia peradilan, polri, puisi negeri para bedebah, suap | 3 Pairan »
Jumaah, 6 Nopémber 2009 ku osolihin
Jerald F Dirks, sebelumnya ialah seorang pendeta yang dinobatkan sebagai Ketua Dewan Gereja Metodis Kini peraih gelar Bachelor of Arts (BA) dan Master of Divinity (M Div) dari Universitas Harvard, serta pemegang gelar Master of Arts (MA) dan Doctor of Psychology (Psy D) dari Universtas Denver, Amerika Serikat, menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
Dibesarkan di tengah lingkungan masyarakat penganut kepercayaan Kristen Metodis, membuat Jerald kecil terbiasa dengan suara dentingan lonceng yang kerap mengalun dari sebuah bangunan tua Gereja Kristen Metodis yang berjarak hanya dua blok dari rumahnya. Bunyi lonceng yang bergema setiap Minggu pagi ini menjadi tanda bagi seluruh anggota keluarganya agar segera menghadiri kebaktian yang diadakan di gereja.
Tidak hanya dalam urusan kebaktian saja, tetapi juga dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Gereja Kristen Metodis, seluruh anggota keluarga ini turut terlibat secara aktif. Karenanya tak mengherankan jika sejak usia kanak-kanak Jerald sudah diikutsertakan dalam kegiatan yang diadakan oleh pihak gereja. Salah satunya adalah mengikuti sekolah khusus selama dua pekan yang diadakan oleh pihak gereja setiap bulan Juni. Selama mengikuti sekolah khusus ini, para peserta mendapat pengajaran mengenai Bibel. Tuluykeun Maca »
Dimuat dina Kisah Mualaf | Tag hidayah, islam, jerald f dirks, muamalaf, muslim | 2 Pairan »
Kemis, 5 Nopémber 2009 ku osolihin
Assalaamu’alaikum wr wb
Berikut ini ada beberapa file MP3 (Audio) rekaman penyadapan oleh KPK, berkaitan dengan kasus Anggoda Widjojo.
1. Percakapan Penyelesaian Kasus Masaro oleh Anggodo (1.7 MB) [unduh di sini].
Deskripsi: Percakapan Anggodo dengan mantan Jamintel Kejagung Wisnu Subroto dan berbagai pihak. Percakapan disini turut membahas Antasari dan percakapan agar BAP kasus Ari Muliadi sesuai dengan kronologis
Durasi: 9 menit 43 detik
2. Perincian Uang untuk Penyuapan KPK oleh Anggodo via Ari Muliadi. (1.4 MB) [unduh di sini]
Deskripsi: Dalam percakapan ini, nama-nama Susno Duadji disebut-sebut. Dari lingkungan ini, tersebut nama Kabareskrim Komjen Susno Duadji serta sejumlah nama penyidik, yaitu Benny, Parman, Gupu, dan Dik Dik. Nama terakhir identik dengan nama Wakabareskrim Irjen Dik Dik Mulyana.
Durasi: 8 menit 13 detik
3. Pencatutan nama SBY(2.4 Mb) [unduh di sini]
Deskripsi: Transkrip rekaman yang salah satu isi pembicaraannya mencatut nama RI 1 juga dilakukan antara Anggodo dengan yang Ong Juliana.
Durasi: 13 menit 52 detik
4. Menyusun Strategi dari Suap menjadi Pemerasan (5.1 MB) [unduh di sini]
Deskripsi: Dalam rekaman ini diperdengarkan pembicaraan antara Anggodo dengan yang diduga Kosasih, antara Anggodo dengan yang diduga salah seorang Direktur PT. Masaro Putranefo, antara Anggodo dengan “seseorang”, antara Anggodo dengan yang diduga kuasa hukumnya Bonaran Situmeang untuk menyusun strategi dari suap menjadi pemerasan.
Durasi: 29 menit 15 detik
5. Perhitungan fee pihak terkait (2.08 MB) [unduh di sini]
Deskripsi: Dalam transkrip rekaman ini diperdengarkan pembicaraan antara Anggodo dengan yang diduga Alex (Pengacara), antara Anggodo dengan “seseorang”, dan antara Anggodo dengan yang diduga Bonaran Situmeang terkait perhitungan fee pihak terkait.
Durasi: 11 menit 48 detik
[Sumber: elshinta]
Semoga bermanfaat.
Salam,
O. Solihin
Dimuat dina Download MP3 | Tag anggodo, korupsi, kpk, mp3, penyadapan, polri, rekaman, suap | 2 Pairan »
Rebo, 4 Nopémber 2009 ku osolihin
Oneng Menelpon
Oneng : “bang, telpon kite jelek nih”
Badjuri : “emang nape?”
Oneng : “kagak bise nelpon 911 bang?”
Bajuri : “lagak lu kayak bule’ aje, emangnye lu udah coba pencet?”
Oneng : “kagak bisa dipencet, kagak ade angka 11 (sebelas) nye.”
Oneng Kecelakaan
Oneng datang ke dokter dengan kedua telinganya luka bakar.
Dokter : Apa yang terjadi?
Oneng : Aye lagi nyeterika, tau2 telepon berdering, aye salah mengambil gagang telpon, kagak sengaje aye ngangkat seterika terus ditempelin kekuping aye.
Dokter : Wow..! Tetapi apa yang terjadi dengan telinga Anda yang satu lagi?
Oneng : Teman aye yang goblok tu.! nggak lame diye nelepon lagi.
Oneng Di Apotek
Oneng : Mpok, aye mo beli vitamin buat anak aye.
Apoteker : Vitamin A, B atau C, bu?
Oneng : Ape aje deh, anak aye blon ngerti hurup kok…!!
Oneng Belanja
Oneng: “ade makanan bebek, mpok?”
Mpok: “gue kagak jual ntu neng”
Oneng: “oh iye, makasih mpok”
Besoknya datang lagi…
Oneng: “ade makanan bebek, mpok?”
Mpok: “kagak jual neng…”
Oneng: “oh iye, makasih mpok”
Besoknya masih datang lagi…
Oneng: “ade makanan bebek, mpok?”
Mpok: “pan gue ude bilang 2 kali, GUE KAGAK JUAL dan gak akan pernah jual, sekali lagi lu tanya, gue paku kaki lu ke ubin…!!! “
Oneng: “galak amat, maafin aye mpok…”
Eh, besoknya gak kapok-² masih datang…
Oneng: “ade martil gak mpok?”
Mpok: “kagak jual”
Oneng: “kalo paku ade mpok?”
Mpok: “kagak”
Hening sejenak…
Oneng: “ade makanan bebek, mpok?”
Oneng Sok Tau
Badjuri pulang narik bajaj dengan wajah murung…
Oneng: “nape bang? kok mukenye kusut kayak cucian kering”
Badjuri: “abang malu neng, tadi abis diketawain ama temen-²”
Oneng: “diketawain kenape? pan bagus bisa ngibur orang”
Badjuri: “gue jawabnye salah pas ditanya paris ntu letaknye dimane?”
Oneng: “mangkenye bang, kalo naroh barang diinget baek-² letaknye”
Oneng Kehilangan Uang
Masuk rumah muka Oneng sedih, matanya berkaca-²…
Badjuri: “eh, elu nape neng? abis ngiris bawang? hehe…”
Oneng: “si abang becande mulu’, oneng lagi sedih niy”
Badjuri: “sedih kenape?”
Oneng: “duit aye ilang bang dijalan, 20 rebu”
Badjuri: “ya ela… gitu aje nangis, ude ni abang ganti”
Tangis Oneng jadi makin keras…
Badjuri: “nah lho… duitnye ude diganti, male tambah kenceng”
Oneng: “pan, kalo duit oneng kagak ilang sekarang ude jadi 40 rebu bang”
[/source]
Dimuat dina Rileks ah... | Tag bodoran, humor, oneng | 4 Pairan »
Tulisan Leuwih Heubeul »